Setelah Amankan Pratama Arhan dari PSIS Semarang, Garudayaksa Juga Dikabarkan Nego Ragnar Oratmangoen

harianfajar
22 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pergerakan Garudayaksa FC di bursa transfer mulai membuat banyak pihak terkejut. Setelah dikabarkan berhasil mengamankan tanda tangan Pratama Arhan yang sebelumnya sempat dirumorkan akan pulang ke PSIS Semarang, kini klub tersebut kembali disebut tengah membidik nama besar lain: Ragnar Oratmangoen.

Rumor ini langsung memancing perhatian publik sepak bola nasional.

Sebab Ragnar selama ini dikenal sebagai salah satu pemain diaspora andalan Timnas Indonesia yang masih bertahan berkarier di Eropa. Namun situasinya di Belgia mulai berubah dalam beberapa bulan terakhir.

Pemain berdarah Maluku itu disebut mulai kesulitan mendapatkan menit bermain reguler bersama FCV Dender EH sepanjang musim 2025/2026.

Kondisi tersebut membuat spekulasi mengenai masa depannya semakin menguat.

Dan di tengah situasi itu, Super League mulai disebut sebagai salah satu opsi realistis untuk menyelamatkan ritme permainan sekaligus menjaga posisinya di Timnas Indonesia.

Nama Ragnar sendiri kini dikaitkan dengan beberapa klub besar Indonesia.

Awalnya, Bali United dan Malut United disebut menjadi dua tim yang paling serius memantau situasinya.

Namun belakangan, Garudayaksa mulai muncul sebagai pesaing baru yang cukup mengejutkan.

Kabar itu semakin panas setelah akun media sosial yang kerap membahas bursa transfer sepak bola Asia Tenggara, @fabrizioasia_, mengunggah spekulasi soal kemungkinan Ragnar bermain di Indonesia musim depan.

“BRI Super League loading. Kenapa sih bang Ragnar cepatnya balik kampung,” tulis akun tersebut.

Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor tersebut langsung berkembang luas di media sosial.

Publik mulai melihat adanya kemungkinan besar Ragnar mengikuti jejak sejumlah pemain diaspora lain yang mulai dikaitkan dengan kompetisi Indonesia.

Beberapa nama seperti Rafael Struick, Shayne Pattynama, hingga Thom Haye memang belakangan semakin sering dihubungkan dengan Super League.

Fenomena itu menunjukkan bahwa kompetisi Indonesia mulai menjadi pilihan realistis bagi pemain diaspora yang ingin tetap mendapatkan menit bermain kompetitif sekaligus menjaga eksistensi di Timnas.

Bagi Ragnar, situasi tersebut terasa cukup relevan.

Di usia 28 tahun, ia berada pada fase penting dalam karier profesionalnya. Sebagai pemain yang mengandalkan intensitas permainan dan agresivitas tinggi, kontinuitas bermain menjadi hal yang sangat penting.

Jika terus minim kesempatan tampil di Eropa, maka peluangnya mempertahankan posisi utama di Timnas Indonesia tentu bisa terpengaruh.

Karena itu, bermain di Indonesia mulai dianggap sebagai opsi yang masuk akal.

Secara teknis, Ragnar merupakan tipe pemain yang sangat cocok dengan karakter sepak bola Super League.

Ia bisa bermain di berbagai posisi lini depan, mulai dari winger, second striker, hingga penyerang utama. Kecepatan, kemampuan duel, agresivitas, dan pengalaman bermain di Eropa membuatnya memiliki kualitas yang sulit ditemukan di kompetisi domestik.

Kehadirannya tentu akan menjadi pembeda besar bagi klub mana pun yang berhasil mendapatkannya.

Bali United sebelumnya disebut menjadi klub yang paling serius mendekati Ragnar.

Serdadu Tridatu memang sedang membangun ulang kekuatan setelah menjalani musim yang kurang stabil. Mereka membutuhkan sosok berpengalaman yang bisa menjadi pusat permainan baru di lini depan.

Sementara Malut United juga menunjukkan ambisi besar untuk menjadi kekuatan baru Super League.

Sebagai klub yang sedang berkembang pesat, mendatangkan pemain sekaliber Ragnar tentu akan menjadi pernyataan besar bagi mereka.

Namun kini, munculnya nama Garudayaksa membuat persaingan semakin menarik.

Jika benar berhasil mengamankan Arhan dan kini masuk dalam negosiasi Ragnar Oratmangoen, maka Garudayaksa jelas sedang menyiapkan proyek yang sangat serius untuk musim depan.

Mereka tampaknya tidak ingin sekadar menjadi peserta kompetisi.

Klub tersebut mulai menunjukkan ambisi untuk langsung bersaing dengan tim-tim mapan Super League.

Dan jika dua nama besar Timnas Indonesia itu benar-benar berhasil didatangkan, maka Garudayaksa berpotensi menjadi salah satu kekuatan baru yang paling diperhatikan musim depan.

Kini, perhatian publik tinggal menunggu bagaimana perkembangan negosiasi Ragnar Oratmangoen dalam beberapa pekan ke depan.

Sebab di tengah panasnya bursa transfer Super League 2026/2027, nama Ragnar Oratmangoen sudah mulai berubah dari sekadar rumor menjadi simbol besar ambisi klub-klub Indonesia untuk naik ke level yang lebih tinggi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rempah Dapur yang Bisa Bikin Daging Kambing Bebas Bau Prengus
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Penguatan Kewenangan Kompolnas Dinilai Penting dalam Reformasi Polri
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Economic Survival Exhibition 2026 Perkuat Jiwa Wirausaha Mahasiswa
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
SMA Al Hikmah Surabaya Gandeng USIM Malaysia, Siswa Didorong Siap Bersaing Global
• 21 jam laluberitajatim.com
thumb
DPR Tegaskan Anggaran APBN untuk Sapi Kurban Presiden Adalah Hal yang Lazim
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.