Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan, separuh dari total hewan kurban yang diterima Masjid Istiqlal berasal dari masyarakat umum dan kelompok non-muslim, seperti Gereja Katedral dan mitra sekitar. Proses penyembelihan akan dimulai pada hari Kamis, 28 Mei 2026.
“Idul Kurban itu kan sebetulnya identik dengan bulan berbagi. Bulan berbagi itu artinya diharapkan semua orang bisa mencicipi protein hewani. Apakah itu melalui kurban ya, apakah itu melalui bantuan sosial ya. Seperti kita di Istiqlal ini banyak sekali teman-teman kita dari non-muslim juga menyerahkan hewan kurbannya, bahkan separuh di antara hewan kurban yang kita sembelih,” kata Menag Nasaruddin Umar, dikutip dari tayangan Newsline Metro TV, Rabu, 27 Mei 2026.
Menag emastikan pelaksanaan salat Iduladha di Masjid Istiqlal Jakarta telah berjalan lancar dan hikmat. Pihak Istiqlal mencatat hingga hari raya kali ini total sementara hewan kurban yang terkumpul telah mencapai 63 ekor sapi dan 18 ekor kambing.
Baca juga:
Pada Iduladha tahun ini, Masjid Istiqlal kembali menerima hewan kurban terbesar dari Presiden Prabowo Subianto yang seberat 1,3 ton, serta dari Wakil Presiden seberat 1,2 ton. Selain dari umat muslim dan pejabat negara, Menag juga mengungkapkan hampir separuh dari total hewan yang masuk juga berasal dari masyarakat umum dan kelompok non-muslim, seperti Gereja Katedral dan mitra sekitar.
Sumbangan lintas agama ini dikategorikan sebagai bantuan sosial untuk memastikan seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang bisa merasakan kecukupan protein hewani pada momen hari raya. Seluruh daging akan langsung didistribusikan ke masjid, musala, majelis taklim hingga pesantren binaan Istiqlal.




