Jakarta: Penyelenggaraan Haji 2026 yang mengalami kemajuan dan peningkatan mutu menuai apresiasi. Hal itu didasarkan pada pengamatan Ketua Fraksi Golkar DPR, M. Sarmuji, yang menunaikan ibadah di Tanah Suci sebagai jemaah reguler.
“Tahun 2023 saya menjadi anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji dan kami menemukan banyak sekali persoalan baik konsumsi, akomodasi maupun transportasi. Tahun ini saya berhaji sebagai warga biasa dan mengunjungi beberapa sektor jemaah haji Indonesia. Alhamdulillah, tahun ini terjadi peningkatan pelayanan yang signifikan,” ujar Sarmuji di Makkah, Arab Saudi, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 27 Mei 2026.
Baca Juga :
Jutaan Jemaah Haji Seluruh Dunia Putihkan Kota Mina, Lakukan Lempar JumrahSekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar ini menceritakan pengalamannya saat mengunjungi tiga sektor pemukiman jemaah haji Indonesia. Di lokasi tersebut, ia menyempatkan diri berdialog dan menyerap langsung testimoni dari para jemaah mengenai kualitas fasilitas perlindungan dan akomodasi yang disediakan oleh pemerintah.
Dari hasil peninjauan mandiri tersebut, Sarmuji mengaku tidak menemukan adanya keluhan krusial dari jemaah. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dinamika krusial pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terpantau dapat dimitigasi dengan baik oleh penyelenggara.
“Saya menanyakan kepada jemaah di tiga sektor. Rata-rata tidak ada problem yang signifikan dalam penyelenggaraan haji kali ini. Demikian juga pelaksanaan saat di Arafah, Muzdalifah, dan Mina relatif lancar dan terkendali,” tuturnya.
Selain aspek fasilitas logistik dan akomodasi, Sarmuji juga memberikan catatan positif terhadap performa serta kesigapan para petugas haji di lapangan. Menurutnya, manajemen penempatan dan pembinaan SDM petugas tahun ini jauh lebih profesional dan adaptif dalam membantu jemaah.
“Petugas haji juga lebih disiplin tahun ini dibandingkan beberapa tahun berjalan. Mereka melaksanakan tugas dengan baik,” tegas Sarmuji.
Ketua Fraksi Golkar DPR, M. Sarmuji (memakai masker). Foto: Dok. Istimewa.
Sarmuji menegaskan, esensi dari sebuah perbaikan sistem manajemen haji adalah kepuasan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di garda terdepan.
“Justru karena saya hadir bukan sebagai pengawas, saya bisa merasakan apa yang benar-benar dirasakan jemaah. Dan yang saya rasakan adalah pelayanan yang jauh lebih baik. Ini capaian yang harus kita akui dengan jujur, Kementerian Haji telah bekerja keras dan hasilnya nyata,” ucap Sarmuji.




