PBB (ANTARA) - Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Selasa (26/5) menyerukan gencatan senjata yang komprehensif dan abadi di wilayah Teluk.
Dalam sebuah pertemuan dengan Menlu Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani, Wang mengatakan bahwa China, sebagai sahabat dan mitra yang baik bagi negara-negara Teluk, dengan tulus berharap kawasan Teluk dan Timur Tengah dapat kembali damai dan tenteram secepatnya.
Perang tersebut, yang sejak awal seharusnya tidak terjadi, tidak memiliki alasan untuk berlangsung berlarut-larut, ujar Wang, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (CPC).
Wang berada di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York untuk memimpin pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB tentang penegakan tujuan dan prinsip Piagam PBB serta penguatan sistem internasional yang berpusat pada PBB.
"Prioritas utamanya adalah mendorong gencatan senjata yang komprehensif dan berkelanjutan," ujar diplomat tertinggi China itu.
"Masyarakat internasional harus menggandakan upayanya untuk mendorong perdamaian dan bersama-sama berupaya mewujudkan deeskalasi, dan khususnya, menentang tindakan yang memanaskan situasi atau meningkatkan ketegangan," katanya menambajkan.
China mendukung upaya mediasi Pakistan dan negara-negara lainnya serta siap berkoordinasi erat dengan Bahrain dan anggota Dewan Keamanan lainnya untuk memastikan dewan itu tetap berada di jalur yang benar bagi penyelesaian politik dan melakukan upaya bersama demi perdamaian yang langgeng di Timur Tengah, papar Wang.
Zayani mengatakan negaranya menghargai upaya aktif China untuk mendorong gencatan senjata serta perdamaian di Timur Tengah dan kawasan Teluk, serta berharap China dapat memainkan peran yang lebih besar.
Dalam sebuah pertemuan dengan Menlu Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani, Wang mengatakan bahwa China, sebagai sahabat dan mitra yang baik bagi negara-negara Teluk, dengan tulus berharap kawasan Teluk dan Timur Tengah dapat kembali damai dan tenteram secepatnya.
Perang tersebut, yang sejak awal seharusnya tidak terjadi, tidak memiliki alasan untuk berlangsung berlarut-larut, ujar Wang, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (CPC).
Wang berada di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York untuk memimpin pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB tentang penegakan tujuan dan prinsip Piagam PBB serta penguatan sistem internasional yang berpusat pada PBB.
"Prioritas utamanya adalah mendorong gencatan senjata yang komprehensif dan berkelanjutan," ujar diplomat tertinggi China itu.
"Masyarakat internasional harus menggandakan upayanya untuk mendorong perdamaian dan bersama-sama berupaya mewujudkan deeskalasi, dan khususnya, menentang tindakan yang memanaskan situasi atau meningkatkan ketegangan," katanya menambajkan.
China mendukung upaya mediasi Pakistan dan negara-negara lainnya serta siap berkoordinasi erat dengan Bahrain dan anggota Dewan Keamanan lainnya untuk memastikan dewan itu tetap berada di jalur yang benar bagi penyelesaian politik dan melakukan upaya bersama demi perdamaian yang langgeng di Timur Tengah, papar Wang.
Zayani mengatakan negaranya menghargai upaya aktif China untuk mendorong gencatan senjata serta perdamaian di Timur Tengah dan kawasan Teluk, serta berharap China dapat memainkan peran yang lebih besar.





