Dari Pensiunan hingga Sopir Ambulans, Cerita Jagal Kurban Musiman saat Idul Adha

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang Idul Adha, keberadaan para jagal hewan kurban mulai dicari warga.

Mereka menjadi sosok penting di balik proses penyembelihan sapi dan kambing kurban yang berlangsung di masjid, mushala, hingga lingkungan permukiman.

Sebagian jagal bahkan sudah menjalani profesi tersebut selama puluhan tahun. Pengalaman menjadi modal utama karena menyembelih hewan kurban tidak bisa dilakukan sembarangan.

Baca juga: Kisah Para Jagal Kurban di Jakarta, dari Ikatan Batin hingga Risiko Ditanduk Sapi

Namun, ada pula jagal musiman yang hanya menjalani pekerjaan itu saat Idul Adha tiba.

Biasanya, mereka berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari pensiunan, pedagang, hingga pekerja harian yang memiliki pengalaman menyembelih hewan kurban.

Meski tidak dilakukan setiap hari, keterampilan mereka tetap dibutuhkan karena tingginya jumlah hewan kurban yang harus ditangani dalam waktu singkat.

Jagal Musiman 

Salah satunya Padil (61), pensiunan asal Depok yang rutin membantu proses penyembelihan hewan kurban setiap tahun.

Sejak pagi, Padil bersama rekannya sibuk merobohkan sapi dan membantu proses penyembelihan.

Meski hanya dilakukan setahun sekali, kemampuan menjagal itu sudah ia pelajari sejak remaja.

Baca juga: Jagal Ungkap Penyebab Sapi Kurban Mengamuk: Stres karena Kerumunan Penonton

“Saya sudah pensiun. Kalau setiap Idul Adha gini memang sukanya ikut-ikutan. Karena setiap tahun jadi paham dan terbiasa aja,” kata Padil saat ditemui Kompas.com, Rabu (27/5/2026).

Menurut Padil, persiapan penyembelihan sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya, mulai dari mengasah pisau hingga menyiapkan tali tambang.

“Kalau pisau harus diasah dulu biasanya dua hari sebelum Lebaran. Jangan kodol alias tumpul,” ujarnya.

Dalam sehari, Padil mengaku bisa membantu menyembelih sekitar 20 kambing dan beberapa sapi.

“Bisa 20 kambing, kalau sapi bisa tiga atau lima ya tergantung hewan kurbannya berapa,” katanya.

Baca juga: Intip Tarif Jasa Jagal Kurban Bersertifikat di Jakarta, dari Potong Saja hingga Pemisahan Daging

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Meski begitu, Padil mengaku selalu menantikan datangnya Idul Adha setiap tahun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Merosot Rp 31.000 Jadi Rp 2.754.000 per Gram
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Emiten CPO Respons Rencana PP Ekspor SDA, DSNG hingga SMAR Buka Suara
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Kim Soo Hyun Akhirnya Bicara Usai Dinyatakan Tak Bersalah dalam Penyelidikan
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Situasi Global Makin Gila: AS Serang Iran, Israel Siap Gempur Beirut, Dunia Masuk Fase Berbahaya
• 19 jam laluerabaru.net
thumb
Dugaan WNI Palsukan Riset di Konferensi Global Jadi Sorotan Menteri-DPR
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.