Grid.ID – Nasib pilu seolah tak berhenti merundung Calvin Dores, putra dari mendiang musisi legendaris Deddy Dores. Setelah sempat viral karena mengaku nekat ingin menjual bola matanya demi melunasi utang dan biaya hidup, kini Calvin harus terbaring lemah di rumah sakit akibat serangan jantung.
Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi oleh sang ibunda, Dagmar C. Sunardi. Calvin dilarikan ke RS dr. Suyoto, Jakarta Selatan, pada Senin (25/5/2026) setelah mengeluh sesak napas hebat sejak malam hari. Hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya serangan jantung dan kecurigaan penyumbatan pada organ vital tersebut.
Kondisi Terkini dan Keterbatasan Biaya
Hingga Kamis (28/5/2026), Dagmar menyebut kondisi putranya mulai stabil namun masih dalam pemantauan ketat tim medis.
"Sudah lebih baik, tapi masih di RS. Beberapa obat jantung sudah diberikan," ungkap Dagmar saat dihubungi via pesan teks.
Di tengah himpitan ekonomi yang mencekik, keluarga mengaku sangat terbantu dengan adanya jaminan kesehatan pemerintah. Namun, perjuangan belum berakhir karena tidak semua biaya tertutup sepenuhnya.
"Untuk pengobatan biaya Calvin ditanggung BPJS. Tapi ada juga beberapa obat yang kita tanggung sendiri," jelas Dagmar mengenai kendala finansial yang mereka hadapi.
Ironi di Balik Keinginan Menjual Mata
Kondisi kesehatan Calvin yang menurun ini menjadi ironi pedih jika melihat perjuangannya belakangan ini. Sebelum jatuh sakit, Calvin sempat menjadi sorotan netizen karena berniat menjual matanya seharga Rp350 juta. Hal itu ia lakukan karena kondisi ekonominya yang sulit dan harus membiayai anak-anaknya yang bahkan sempat menahan lapar.
"Anak gue sampai nahan lapar karena gue nggak punya duit. Itu nyeseknya tuh, aduh ampun. Minta Rp2.000 saja gue nggak pegang," curhat Calvin sebelum ia jatuh sakit.
Demi menyambung hidup, Calvin bahkan tak malu bekerja kasar mulai dari kuli bangunan, sales motor, hingga joki game online. Diduga, beban kerja yang berat dan stres finansial yang tinggi menjadi pemicu ambruknya kesehatan sang putra sang legenda.
Pantangan Ketat dari Dokter
Kini, Calvin harus disiplin menjalani masa pemulihan. Dokter telah mengeluarkan daftar pantangan ketat agar kondisi jantungnya tidak memburuk.
"Pantangan dilarang merokok, ngopi, dan tidak boleh begadang. Makan santan dan gorengan juga kurangi," pungkas Dagmar.
Pihak keluarga kini hanya bisa berharap Calvin segera pulih sepenuhnya dan mendapatkan jalan keluar atas beban ekonomi yang selama ini menghimpit pundaknya. (*)
Artikel Asli




