Jemaah Haji Indonesia Dilarang Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00, Alasannya Cuaca Terik dan Padat

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengeluarkan kebijakan larangan lempar jumrah pada pukul 10.00 hingga 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS) demi menjamin keselamatan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia.  

Langkah antisipatif dan perlindungan itu diambil mengingat kondisi cuaca yang terik serta tingginya tingkat kepadatan di area jamarat pada rentang waktu tersebut. 

Baca Juga :
Tampung 300 Ribu Jemaah Haji per Jam, Jamarat Jadi 'Mesin' Pengatur Massa Terbesar di Dunia
Pantau Haji 2026 di Mekkah, Sarmuji: Petugas Haji Lebih Disiplin

"Seluruh jamaah haji agar mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan, bahwa pukul 10.00 pagi ini hingga pukul 14.00 untuk tidak bergerak keluar tenda," ujar Ketua PPIH Arab Saudi sekaligus Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj Ian Heryawan di Makkah, Kamis. 

Ian menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Haji Arab Saudi yang peduli terhadap keamanan dan kenyamanan seluruh jemaah haji, khususnya dari Indonesia. 

PPIH telah menginstruksikan seluruh jajaran petugas di lapangan untuk mengawal dan melaksanakan aturan tersebut dengan sebaik-baiknya. 

Jemaah haji Indonesia diwajibkan untuk tetap berada di dalam tenda dan mengikuti rencana pergerakan kerumunan yang telah disetujui.  

"Kepatuhan akan dipantau dan dievaluasi secara ketat," kata Ian.

Pengawasan akan dilakukan secara langsung oleh Misi Haji beserta penyedia layanan guna memastikan perlindungan maksimal bagi jemaah.

Pada 10 Dzulhijjah kemarin, jutaan jemaah haji melaksanakan lempar jumrah aqabah yang dilanjutkan dengan lempar jumrah pada Hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah).

Selain mematuhi jam aman, PPIH juga mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menerapkan strategi aman saat di area jamarat.

Jemaah disarankan untuk tidak memaksakan diri berdesakan dengan jamaah dari negara lain, menjaga stamina agar tidak kelelahan, dan selalu mengikuti arus pergerakan demi menghindari benturan arus di tengah kerumunan. (Ant)

Baca Juga :
Imam Masjid Nabawi Syekh Ali Al-Hudhaifi Ditunjuk Jadi Khatib Khutbah Arafah
Jutaan Jemaah Haji Berkumpul di Padang Arafah, Bersiap Wukuf
Konsumsi Haji Capai Rp60 Triliun, Nurdin Halid: Bisa Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hornbills paksa Kesatria mainkan gim ketiga
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Uni Eropa Berencana Perluas Tarif Impor untuk Produk China
• 21 menit laluidxchannel.com
thumb
Podium Media Indonesia: Hukum untuk yang Lapar
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Amerika Gak Puas Soal Negosiasi Iran, Opsi ‘Selesaikan’ Konflik di Atas Meja
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Produksi Gula Jatim Tertinggi 10 Tahun Terakhir, Khofifah Apresiasi Sinergi Petani dan Pabrik
• 5 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.