Panitia kurban Masjid Al Akbar Surabaya memiliki cara unik untuk mencegah sapi kurban dari Prabowo Subianto Presiden RI agar tidak melakukan gerakan berontak untuk kedua kalinya.
Helmy M. Noor Humas Masjid Al Akbar Surabaya mengatakan, khusus untuk sapi Presiden dilakukan penanganan khusus sebelum disembelih. Sapi jenis Peranakan Ongole seberat 1,1 ton itu diberi penutup mata berwarna hijau saat digiring ke area penyembelihan.
Hal itu dilakukan untuk mencegah gerakan berontak sapi. Sebab waktu pertama kali tiba di Masjid Al Akbar, sapi kurban Prabowo itu sempat memberontak dengan berlarian di area masjid sampai hampir menyeruduk seorang warga.
Helmy menyebut, dengan diberi penutup mata, sapi tersebut bisa digiring dengan aman dan disembelih pada pukul 06.00 WIB dengan durasi potong oleh Achmad Fauzi tim Juleha (Juru Sembelih Halal) selama 4 detik.
“Alhamdulillah kurban sapi Presiden Prabowo jenis PO seberat 1,1 ton telah disembelih pukul 06.00 WIB dengan durasi potong Juleha 4 detik,” ujar Helmy dikonfirmasi suarasurabaya.net, Kamis (28/5/2026).
Selain kurban dari Prabowo Presiden, juga terdapat 19 sapi kurban lainnya serta 52 kambing kurban dari pejabat negara dan masyarakat yang turut disembelih hari ini.
Helmy mengatakan prosesi penyembelihan dilakukan oleh 40 Juleha dan diawali doa oleh KH M. Sudjak Ketua Badan Pengelola Masjid Al Akbar.
Selain itu sebanyak 99 relawan guru dan remaja masjid turut dilibatkan dalam proses penyembelihan dengan tugas melakukan packing untuk distribusi kepada masyarakat, yang diperkirakan ada 2.000 pack/bungkus.
“Pembagian kami berikan kepada warga Gakin di Kelurahan Pagesangan dan Menanggal serta para lembaga sosial yang mengajukan proposal dan sudah terverifikasi,” katanya.(wld/ham)




