Kreator konten Jerhemy Owen mengajak anak muda untuk lebih peduli lingkungan terutama persoalan sampah di Indonesia.
Kali ini, Owen menghadirkan sebuah solusi nyata lewat pembangunan waste station pertama miliknya yang telah resmi dibuka di kawasan Stasiun Dukuh Atas.
Waste station tersebut menjadi tempat pengumpulan sampah anorganik yang nantinya akan diolah kembali agar memiliki fungsi baru. Menariknya, waste station ini mengusung konsep berbeda dari tempat pengumpulan sampah pada umumnya.
Masyarakat yang membawa sampah akan mendapatkan poin yang dapat ditukar menjadi voucher. Sistem itu nantinya terhubung dengan aplikasi sehingga pengguna bisa memantau jumlah poin yang diperoleh secara langsung.
Adapun jenis sampah yang diterima meliputi kertas, kardus, plastik, besi, sampah elektronik, hingga minyak jelantah. Owen juga memberikan poin lebih tinggi bagi masyarakat yang sudah memilah sampah dari rumah.
Sistem tersebut sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kewajiban memilah sampah dari rumah.
“Harapan kita supaya orang-orang lebih memilih untuk membuang sampah di waste station ini daripada buang sampah sembarangan,” ujar Owen dalam keterangan resminya, Rabu (27/5).
Tak hanya fokus pada pengumpulan sampah, Owen juga memastikan waste station ini tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan.
Ke depannya, Owen berencana memperluas titik waste station ke berbagai wilayah di Indonesia. Ia juga ingin menggandeng lebih banyak kreator konten untuk mengedukasi masyarakat soal pengelolaan sampah melalui media sosial.
“Nanti juga pengin ajak teman-teman kreator juga supaya isu sampah ini bisa disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan lebih dekat ke masyarakat,” tutup Owen.





