Tanggapan PO (perusahaan otobus) Sinar Jaya soal peluang pembelian bus litrik untuk armadanya merupakan salah satu berita populer kumparanOTO, Rabu (27/5).
Kemudian ada Pertamina yang membantah melakukan pembatasan pembelian Pertalite, serta Gaikindo yang meminta pabrikan mobil tidak gegabah katrol harga imbas tekanan rupiah.
Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.
Pendiri PO Sinar Jaya Soal Bus Listrik AKAP: Lihat-lihat DuluTren penggunaan bus listrik untuk angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) mulai dicoba oleh beberapa operator bus di Indonesia. Bahkan pendiri PO Sinar Jaya Rasidin Karyana bicara potensinya sebagai armada baru perusahaannya.
Pertamina Bantah Mobil 1.400 Cc ke Atas Tak Bisa Isi Pertalite Mulai 1 JuniBeredar rumor pembatasan pembelian bahan bakar Pertalite untuk kendaraan roda empat dengan kubikasi mesin tertentu. Narasinya untuk setiap mobil yang memiliki kapasitas mesin di atas 1.400 cc, tak lagi dapat membeli bensin RON 90 atau Pertalite mulai 1 Juni mendatang.
Gaikindo Minta Merek Mobil Tak Gegabah Naikkan Harga di Tengah Tekanan RupiahGabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta pelaku industri otomotif tidak terburu-buru menaikkan harga kendaraan meski nilai tukar rupiah mengalami tekanan. Kondisi pasar yang masih sensitif dinilai perlu direspons dengan perhitungan matang.





