Ditinggal Pemiliknya Ambil Minum, Maling Sikat 2 HP dan Uang Tunai di Konter Pulsa Pandegiling

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Aksi pencurian terjadi di kawasan Jalan Pandegiling, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Kamis (28/5/2026) sore. Kali ini, konter pulsa yang menjadi sasaran pelaku pencurian.

Pencurian ini diceritakan YB, anak dari korban atau pemilik konter tersebut. Awalnya sekitar pukul 15.29 WIB, orang tua YB baru selesai melayani seorang pelanggan perempuan. Setelahnya, korban meninggalkan kasir untuk mengambil minum.

Namun tak lama kemudian, seorang pria tak dikenal tiba-tiba memasuki toko, mendekati kasir, dan dengan cepat mengambil dua unit hanphone serta sejumlah uang tunai dari kasir.

“Kan barusan ada yang beli pulsa mbak-mbak, setelah itu ditinggal ambil minum. Baru ditinggal satu menit itu langsung cepat hilangnya. Jadi orangnya sekitar 30 detikan ngambilnya tadi,” ungkap Yulius saat on air di Radio Suara Surabaya, Kamis (28/5/2026).

Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat datang dengan sepeda motor lalu memarkirkannya di depan toko, sesaat setelah korban meninggalkan kasir. Pelaku kemudian berjalan mengendap-endap sebelum mengambil dua handphone dan membawa kabur uang tunai tersebut.

Dari penjelasan orang tuanya, YB mengatakan bahwa pelaku diduga bukan pelanggan.

“Kata Papa saya, (pelaku/pemilik) motor itu enggak pernah beli. (Yang dicuri) kata Papa saya, handphone (untuk) jualan, handphone-nya papa saya sama uang tunai. Cuma uang tunainya saya enggak tahu berapa nominalnya,” ujarnya.

Meski demikian, pihak korban belum mengetahui pasti nominal uang tunai yang hilang. Diduga pelaku sudah mengincar toko tersebut sebelumnya. Sebab, dari rekaman CCTV, pelaku tampak mengetahui secara jelas lokasi penyimpanan barang-barang berharga di dalam toko.

Saat beraksi, pelaku mengenakan helm hitam, masker putih, jaket biru abu-abu, serta celana pendek. Pelaku diperkirakan seorang pria berusia sekitar 45 tahun yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol S 2649 OCR dan memakai helm hitam Yamaha.

Atas kejadian itu, Yulius mengaku akan segera melapor ke kepolisian, dalam hal ini Polsek Tegalsari dengan bukti CCTV. Ia juga mengimbau para pelaku usaha lainnya agar lebih waspada dan tidak lengah saat menjaga toko.

“Lebih hati-hati, keuntungan kan tipis. Tapi kalau dibanding sama kerugiannya enggak cukup. Jadi lebih waspada, meskipun satu menit, ternyata dampaknya luar biasa,” serunya.(mar/bil/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Orang Sekeluarga Tewas saat Camping di Wisata Kledung Temanggung, Ini Kata Polisi
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
DPRD DKI Minta Pemprov Tak Pandang Bulu Tindak Tegas Gedung yang Tak Punya SLF
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Indonesia Butuh Pendanaan Jumbo untuk Transisi Energi
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kisah Lansia Asal Surakarta Besarkan Anak dari Jual Bunga-Bersihkan Makam
• 2 jam laludetik.com
thumb
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Prabowo Kunjungan ke Paris Saat Idul Adha: Dua Kali Diundang Macron
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.