Satgas PRR: Penanganan Pascabencana Sumatra Masuk Fase Pemulihan

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Penanganan pascabencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah memasuki fase pemulihan permanen. Dalam fase tersebut, akan dilakukan program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) yang dijalankan secara bertahap hingga 2028.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan penanganan pascabencana dilakukan melalui tiga tahapan utama, yakni tanggap darurat, transisi, dan pemulihan permanen. Menurut dia, fase tanggap darurat yang berlangsung segera setelah bencana berhasil dimitigasi melalui kerja bersama pemerintah pusat, daerah, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

“Tahapan pertama setelah ada bencana adalah tanggap darurat. Itu langsung komando dari Bapak Presiden (Presiden Prabowo Subianto), semua kementerian/lembaga bergerak, pemerintah daerah semua bergerak, dan itu termitigasi dengan cukup baik,” kata Tito seusai rapat koordinasi Satgas PRR bersama Satgas Galapana DPR di Kompleks DPR, Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 25 Mei 2026.

Tito menjelaskan sejak Satgas PRR dibentuk pada 8 Januari, percepatan koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk mengawal fase transisi. Sejumlah layanan dasar yang sempat terganggu sebagian besar telah kembali berjalan, mulai dari pemerintahan daerah, pasokan listrik, distribusi BBM, layanan internet, hingga fasilitas kesehatan.

Dari sisi konektivitas, seluruh jalan nasional telah kembali terhubung. Sementara itu, jembatan nasional sudah kembali berfungsi melalui konstruksi permanen maupun solusi sementara seperti jembatan Bailey, Armco, jembatan perintis, dan jembatan gantung.

“Jembatan nasional juga baik, terhubung, meskipun temporer. Ada yang menggunakan Bailey, jembatan perintis, Armco, dan jembatan gantung, tapi fungsional untuk mobilitas,” ujar dia.

Satu alat berat sedang mengerjakan perbaikan infrastruktur optimalisasi lahan sawah rusak ringan yang terdampak bencana di Kecamatan Ranah Batahan. ANTARA/HO-DTPH Pasaman Barat

Baca Juga:  Fakta Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

Kemajuan juga terlihat pada sektor pendidikan dan hunian penyintas. Dari sekitar 4.922 sekolah terdampak, mayoritas telah kembali melakukan pembelajaran di sekolah masing-masing setelah perbaikan dilakukan, meski sebagian kecil masih menggunakan tenda, kelas darurat, atau menumpang di sekolah lain terutama di kawasan yang memerlukan relokasi. Di sisi lain, jumlah pengungsi yang tinggal di tenda terus menurun.

Dengan perkembangan tersebut, pemerintah kini mengarahkan fokus pada tahap pemulihan permanen yang berbasis Rencana Induk (Renduk) percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Dokumen tersebut disusun melalui konsolidasi usulan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan penyelarasan bersama Kementerian PPN/Bappenas serta Satgas PRR.

“Sekarang kita akan melakukan proses menuju pemulihan permanen. Dari tiga tahapan itu, tanggap darurat, transisi, kemudian kita masuk masa menuju permanen, kita namakan rehab-rekon, dan ini kuncinya adalah Renduk,” kata Tito.

Renduk pemulihan itu dirancang untuk periode 2026–2028 dengan cakupan 11.512 kegiatan lintas sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur sungai, jalan, jembatan, sekolah, hingga hunian tetap.

Tito menegaskan prioritas utama pada tahun pertama akan difokuskan pada infrastruktur dasar dan percepatan pembangunan hunian tetap agar masyarakat tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengenal Kepribadian Orang dari Sisi Tempat Tidur Favoritnya Menurut Psikolog
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Tips Sehat Makan Daging Kurban: Ahli Gizi Ingatkan Kombinasi Protein Nabati
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
TERPOPULER: Selebgram Brunei Aniaya WNA di Blok M, Ternyata Teman Dekat Sintya Marisca
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Amerika Gak Puas Soal Negosiasi Iran, Opsi ‘Selesaikan’ Konflik di Atas Meja
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Jamin Harga Beras SPHP Tak Naik di Tengah Pelemahan Rupiah
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.