Unggahan Terakhir Mahasiswa UGM Bagas Amar Hakiki Jadi Sorotan, Foto Perjalanan Alam Kini Dipenuhi Ucapan Duka

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Temanggung, tvOnenews.com - Unggahan terakhir mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Bagas Amar Hakiki, mendadak menjadi sorotan publik setelah dirinya ditemukan meninggal dunia bersama keluarganya di Glamping Safari Taman Wisata Alam Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Mahasiswa Program Studi Sastra Prancis UGM itu ditemukan tewas bersama ayah, ibu, dan adiknya pada Rabu (27/5/2026).

Sebelum kabar duka tersebut ramai diperbincangkan, Bagas ternyata sempat membagikan momen perjalanannya melalui akun Instagram pribadinya, @bagasamar.

Unggahan Terakhir Bagas Dipenuhi Ucapan Duka

Unggahan terakhir Bagas dibuat pada 27 Maret 2026. Dalam unggahan tersebut, Bagas membagikan sejumlah foto bernuansa alam dan hutan.

Dari foto-foto yang diunggah, Bagas terlihat menikmati suasana pepohonan rindang dan kawasan alam terbuka yang diduga berada di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Hal itu diketahui dari caption singkat yang ditulis Bagas dalam unggahannya, yakni “Ngalam”, sebutan populer untuk Kota Malang.

Unggahan tersebut kini dipenuhi komentar duka cita dari teman, sahabat, hingga rekan sesama mahasiswa yang mengenal sosok Bagas semasa hidupnya.

Banyak warganet menyebut Bagas sebagai pribadi baik dan ramah.

“Rest in peace, Gas, aku bersaksi Bagas orang baik.”

“You and your family are good people. Rest in love, Mas Bagas and family.”

“Orang baik, i swear to God.. protect him yaAllah.”

“Fly high, beautiful soul.”

Komentar belasungkawa terus berdatangan di unggahan tersebut setelah kabar meninggalnya Bagas bersama keluarganya tersebar luas di media sosial.

Aktif di Dunia Fotografi Kampus

Semasa kuliah, Bagas diketahui aktif di lingkungan kampus UGM. Selain tercatat sebagai mahasiswa Sastra Prancis, ia juga tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Unit Fotografi (UFO) UGM.

Ketertarikan Bagas terhadap dunia fotografi terlihat dari berbagai unggahan di media sosial pribadinya yang banyak menampilkan dokumentasi perjalanan, suasana alam, hingga hasil foto artistik.

Kepergian Bagas juga meninggalkan duka mendalam bagi lingkungan kampus. Program Studi Bahasa dan Sastra Prancis UGM turut mengirimkan karangan bunga ke rumah duka di Dusun Bendosari RT 04/RW 08, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggaran Bencana Mengendap Rp60 Triliun, DPR Desak Pemerintah Segera Cairkan Dana Reboisasi
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
5 Resep Masakan Timur Tengah yang Praktis dan Cocok untuk Daging Kurban
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Petrokimia Gresik Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Idul Adha Rp1,8 Miliar
• 23 jam laluberitajatim.com
thumb
Kemenpar Wajibkan Platform OTA Cantumkan Nomor Izin Akomodasi Vila Cs
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Biaya Umrah dan Haji Melonjak Imbas Konflik Dunia, Begini Strategi Biro Perjalanan
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.