Sejumlah WNI Diduga Palsukan Riset demi Travel Grant, MGBKI Dorong Audit Menyeluruh

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Ketua Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) dr. Budi Iman Santoso. (Sumber: Lintang Budiyanti Prameswari/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) dr. Budi Iman Santoso mendorong audit menyeluruh terkait dugaan pemalsuan riset oleh sejumlah WNI demi mendapatkan travel grant konferensi internasional.

Budi menilai pihak-pihak terkait, termasuk penyelenggara konferensi hingga otoritas akademik, harus melakukan audit menyeluruh merespons dugaan riset kedokteran palsu tersebut.

Sebelumnya, sejumlah WNI diduga membuat penelitian palsu untuk mengikuti sebuah konferensi akademik di Denmark pada pertengahan Mei lalu.

Aksi sekelompok WNI tersebut kemudian viral di media sosial dan diduga telah melakukan praktik pemalsuan riset berulangkali.

Baca Juga: ITB Buka Suara Alumninya Diduga Terlibat Pemalsuan Riset demi Travel Grant Konferensi Internasional

Budi mengatakan MGBKI prihatin atas dugaan pelanggaran integritas akademis tersebut. Ia menegaskan pelanggaran integritas akademis dalam penelitian ilmu kedokteran tidak bisa ditoleransi.

"Ilmu kedokteran hanya dapat berdiri di atas kebenaran, kejujuran, etika, dan tanggung jawab akademik," kata Budi di Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Oleh karena itu, Budi menyebut, segala bentuk fabrikasi data, falsifikasi hasil penelitian, plagiarisme, pemalsuan identitas, pencatutan afiliasi, manipulasi kepengarangan, serta penyalahgunaan kecerdasan buatan untuk menciptakan karya ilmiah fiktif, adalah pelanggaran serius terhadap martabat ilmu pengetahuan.

Lebih lanjut, Budi meminta institusi terkait melakukan audit ilmiah dan etik secara menyeluruh, termasuk pengecekan keabsahan data dan raw data penelitian; persetujuan etik penelitian; validitas lokasi, subjek, dan metode penelitian; penggunaan kecerdasan buatan dalam penyusunan karya ilmiah; hingga kemungkinan penerimaan travel grant, award atau keuntungan akademik lainnya.

"Apabila dugaan pelanggaran terbukti, MGBKI mendorong adanya langkah tegas berupa pencabutan karya ilmiah, pembatalan penghargaan atau grant, sanksi akademik dan etik, serta langkah administratif maupun hukum sesuai ketentuan yang berlaku," kata Budi dikutip Antara.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • pemalsuan riset
  • pemalsuan riset demi travel grant
  • majelis guru besar kedokteran
  • skandal riset palsu
  • penelitian fiktif
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sejumlah WNI Diduga Palsukan Riset demi Travel Grant, MGBKI Dorong Audit Menyeluruh
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Mau Jual dan Cek Keaslian Emas di Tempat Tepercaya? Raja Emas Saja!
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Mendiktisaintek Ungkap Temuan Awal soal Dugaan Peneliti RI Gunakan Riset Palsu
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Populer: Rupiah Anjlok ke Rp 17.859, Terus Melemah ke Level Rp 17.905/USD
• 21 menit lalukumparan.com
thumb
Wali Kota Solo: Mangkunegaran Run 2026 Jadi Contoh Event Berdampak Ekonomi
• 19 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.