JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Publik Partai Golkar Idrus Marham buka suara terkait polemik sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.
Ia pun menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengaku tidak tahu mengenai anggaran sapi kurban Presiden.
Menurut Idrus, kendati tanpa sepengetahuan Menteri Keuangan, pengadaan sapi kurban bantuan Presiden Prabowo adalah wujud idealisme yang mementingkan rakyat.
"Prabowo mengambil langkah-langkah yang betul-betul diinspirasi oleh idealisme, dan idealisme dia untuk rakyat Indonesia diinspirasi oleh ideologi dan falsafah Pancasila," kata Idrus dilaporkan tim liputan KompasTV, Kamis (28/5/2026).
"Saya kira, kita mengikuti langkah-langkah Pak Prabowo. Dan karena itu bagi Partai Golkar, kita menghargai Pak Prabowo, bahwa kita bersyukur ada pemimpin seperti Pak Prabowo."
Baca Juga: Kompas Gramedia Salurkan Puluhan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H ke Berbagai Wilayah
Politikus senior Golkar itu pun meminta kurban dari Prabowo tidak dikaitkan dengan potensi sang presiden maju di Pilpres 2029. Idrus menolak anggapan bahwa Prabowo berkurban sebagai pencitraan politik.
Idrus mengatakan Prabowo telah menyatakan tidak akan mencalonkan kembali di Pilpres 2029 jika kepemimpinannya tidak sukses.
"Kalau nanti mengatakan rakyat akan memilih lagi, ya jangan disalahkan Pak Prabowo, dong," kata Idrus Marham.
"Itu adalah barokah dari sebuah pelaksanaan amanah di mana program-programnya sesuai dengan kebutuhan rakyat. Mestinya cara berpikir kita begitu."
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- sapi kurban prabowo
- prabowo kurban apbn
- idrus marham
- golkar
- prabowo subianto





