UFC di Gedung Putih Bak Film Hollywood: Sniper hingga Konser Raksasa di Hari Kemerdekaan Amerika

wartaekonomi.co.id
20 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ajang UFC Freedom 250 dipastikan menjadi salah satu perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) paling unik sepanjang sejarah. Bukan hanya karena pertarungan UFC digelar di halaman Gedung Putih, tetapi juga karena sederet detail spektakuler yang membuat acara ini disebut mirip film Hollywood.

UFC Freedom 250 menghadirkan kombinasi olahraga, konser musik, festival rakyat, hingga pengamanan tingkat tinggi ala operasi militer presiden Amerika Serikat.

Baca Juga: Tetap Tanding, Timnas Iran Dipaksa Bulak-balik Meksiko-Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Oktagon UFC akan dibangun langsung di South Lawn Gedung Putih, lokasi yang biasanya dipakai untuk acara kenegaraan resmi. Event ini digelar pada 14 Juni 2026 dan bertepatan dengan ulang tahun ke-80 Presiden Donald Trump.

Tak hanya pertandingan MMA, rangkaian acara akan berlangsung selama beberapa hari.

Pada 12 Juni, UFC akan menggelar konferensi pers di Lincoln Memorial. Lalu sehari setelahnya, festival penggemar besar-besaran digelar di Ellipse Park, kawasan luas di samping Gedung Putih.

Festival itu akan diisi konser musik, layar raksasa, panggung hiburan, hingga sesi timbang badan resmi para petarung UFC. Band country terkenal Zac Brown Band juga dijadwalkan tampil menghibur pengunjung.

Menariknya, meski pertarungan utama bersifat undangan terbatas, UFC akan membagikan sekitar 85 ribu tiket gratis bagi publik untuk menyaksikan acara dari Ellipse Park.

Dana White mengatakan pengunjung tetap dapat menikmati laga melalui layar raksasa yang dipasang di area festival. Namun hal yang paling menyita perhatian adalah sistem keamanan super ketat di Gedung Putih.

White pernah mengungkap bahwa area atap Gedung Putih dipenuhi sniper bersenjata berat kaliber .50.

“Secret Service punya tugas melindungi presiden,” katanya.

Pernyataan itu menjadi semakin relevan setelah insiden dugaan percobaan penembakan terhadap Trump saat White House Correspondents’ Dinner beberapa waktu lalu.

Dana White mengaku sempat melihat suasana panik ketika petugas keamanan berlarian sambil membawa senjata dan memburu dugaan penembak.

Baca Juga: Amerika Tuntut Semua Negara Muslim Normalisasi Hubungan dengan Israel usai Perang Iran

Kini, dengan ribuan orang berkumpul di sekitar Gedung Putih untuk menyaksikan UFC Freedom 250, pengamanan diprediksi menjadi salah satu operasi keamanan terbesar dalam sejarah event olahraga Amerika Serikat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Insentif Motor Listrik Ditunda, Pengamat Sarankan Alihkan Subsidi ke Daerah
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Sejumlah Jamaah Haji Indonesia Pilih Tidur di Luar Tenda Mina, Ini Penyebabnya
• 15 menit lalurepublika.co.id
thumb
Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Atraksi Udara Dipamerkan saat Armenia Rayakan Hari Republik di Yerevan
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menunjukkan barang bukti narkoba sintetis di Tangerang,
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.