Jakarta, VIVA – Keputusan mengejutkan datang dari advokat Sunan Kalijaga di tengah panasnya kasus yang menyeret nama sosialita Rien Wartia alias Erin. Pengacara kondang tersebut resmi menyatakan mundur dari posisinya sebagai kuasa hukum Erin dalam perkara yang melibatkan mantan asisten rumah tangga (ART) bernama Herawati alias Hera.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Sunan melalui Instagram Story. Pernyataan singkat tersebut langsung menjadi sorotan karena sebelumnya Sunan dikenal aktif mendampingi Erin menghadapi laporan dugaan kekerasan yang dilayangkan Hera ke Polres Metro Jakarta Selatan. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
"Saya sudah tidak lagi menangani perkara Ibu Erin Taulany. Harap maklum, terima kasih," kata Sunan, dikutip Jumat 29 Mei 2026.
Tak hanya mengumumkan pengunduran dirinya, ayah Salmafina Sunan itu juga berharap proses hukum yang sedang berjalan tetap dapat berlangsung dengan baik dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
"Semoga perkaranya tetap berjalan dengan baik, dan mendapat keadilan kepada para pihak," ujar Sunan.
Meski telah resmi mundur, Sunan Kalijaga belum bersedia membeberkan alasan di balik keputusannya tersebut. Ia memilih irit bicara saat ditanya awak media beberapa waktu lalu.
Sebenarnya, kabar mengenai mundurnya Sunan sebagai kuasa hukum Erin sudah mulai terendus sejak beberapa hari terakhir. Saat mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Sunan sempat dicecar pertanyaan soal isu tersebut. Namun kala itu ia belum memberikan jawaban pasti.
"Enggak, belum, entar. Nanti saya info," ucap Sunan.
Tak lama setelah keluar dari area Polres Jaksel, Sunan kembali ditanya soal posisinya sebagai pengacara Erin. Namun ia tetap menolak berkomentar lebih jauh.
"Saya no comment dulu. Saya no comment," imbuh Sunan.
Pengunduran diri Sunan Kalijaga ini pun memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Banyak netizen bertanya-tanya apakah ada persoalan internal yang membuat hubungan profesional antara Sunan dan Erin berakhir di tengah proses hukum yang masih berjalan.
Seperti diketahui, Erin tengah menghadapi laporan dari mantan ART-nya, Herawati alias Hera. Dalam laporannya ke pihak kepolisian, Hera menuding Erin melakukan tindakan kekerasan selama dirinya bekerja.





