Prabowo Subianto Presiden membahas persoalan kemerdekaan Palestina dan perdamaian di Timur Tengah pada lawatannya ke Prancis.
Katanya Presiden menghargai Prancis yang menjadi pelopor di Eropa untuk mendukung solusi kemerdekaan Palestina dan perdamaian di timur tengah.
“Saya juga sangat gembira bahwa Prancis salah satu pelopor yang mengajak banyak negara di Eropa dan di Barat untuk mendukung solusi dua negara kemerdekaan Palestina. Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara tanpa keadilan bagi rakyat Palestina,” kata Prabowo di Prancis, Kamis (28/5/2026).
Prabowo berharap kunjungannya ke Prancis akan membawa hasil yang baik ke depan.
Ia menganggap Prancis dan Eropa memiliki kekuatan yang penting untuk membawa kedamaian di dunia.
“Indonesia memandang Prancis dan Eropa sebagai kekuatan dunia yang penting dan kami ingin melihat peran Prancis dan Eropa semakin kuat, semakin kokoh sehingga kita bisa kerja sama dalam keadaan dunia yang multipolar,” ujarnya.
Dalam lawatannya ke Prancis Prabowo Subianto Presiden dikawal 27 personel motoris dan 146 pasukan berkuda Republik Prancis.
Pengawalan tersebut merupakan penghormatan kenegaraan yang diberikan Pemerintah Prancis kepada tamu kepala negara sahabat dan menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Prancis.
Di Prancis Prabowo bertemu Emmanuel Macron Presiden Republik Prancis pada Kamis (28/5/2026).
Setibanya di halaman Istana Élysée, Presiden Prabowo disambut oleh pasukan jajar kehormatan yang diiringi musik militer sebagai bagian dari upacara penyambutan kenegaraan. Selanjutnya, Presiden Prabowo diterima langsung oleh Emmanuel Macron Presiden dan Brigitte Macron di bawah tangga utama Istana Élysée. Kedua kepala negara kemudian melaksanakan sesi foto bersama sebelum memasuki rangkaian agenda resmi kenegaraan.(lea/ipg)




