3 Kali Kunjungi Paris Sepanjang 2026, Presiden Prabowo: Indonesia dan Prancis Punya Sikap yang Sama

disway.id
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya telah tiga kali mengunjungi Prancis sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri pertemuan resmi di Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis 28 Mei 2026. 

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron atas sambutan hangat yang diberikan kepada dirinya dan delegasi Indonesia.

BACA JUGA:Prabowo Bangga Indonesia Diundang di Bastille Day Prancis, Negara Asia Pertama Ikut Defile Militer di Eropa

"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, penghargaan yang setinggi-tingginya atas penerimaan yang begitu besar, yang begitu baik, penuh kehormatan untuk saya dan delegasi saya. Sebagaimana diketahui, tahun ini saja saya sudah tiga kali ke Prancis," kata Prabowo di Istana Elysee, Paris, Perancis, Kamis, 28 Mei 2026.

Prabowo pun menyebut Indonesia memiliki sikap yang sama dengan Prancis melalui hubungan bilateral yang baik. Salah satunya yaitu di bidang pertahanan hingga sains dan teknologi.

"Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron. Di bidang pertahanan hubungan kita sangat baik, di bidang kerjasama sains dan teknologi juga sangat baik," kata Prabowo.

BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Rifaldy Fajar Diduga Lakukan Riset Palsu, Publikasi Banyak Jurnal Ilmiah

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Paris merupakan undangan resmi dari Presiden Prancis Emmanuel Macron

Ia menjelaskan undangan dari Presiden Macron sebenarnya telah diajukan sejak April lalu, namun belum dapat terlaksana karena kendala penyesuaian waktu kedua kepala negara.

“Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda. Jadi waktu itu, kalau tidak salah bulan April, kunjungan yang diharapkan dilaksanakan, namun waktunya tidak cocok pada saat itu,” kata Sugiono, Rabu, 27 Mei 2026.

Undangan itu kemudian kembali disampaikan Presiden Macron saat bertemu Presiden Prabowo dalam kunjungan sebelumnya di Paris.

BACA JUGA:Momentum Idul Adha, PSI Banten Sebar Hewan Kurban di 8 Kabupaten-Kota

Pada pertemuan tersebut, Macron kembali mengajukan jadwal baru untuk kunjungan kenegaraan Presiden Indonesia ke Prancis.

"Jadi karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua, ke Beliau, Pak Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris dalam rangka kunjungan kenegaraan tersebut sebagai kunjungan balasan dari kunjungan Presiden Macron ke Indonesia," imbuhnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonom: Stimulus Pajak hingga Diskon Tiket Jaga Daya Beli Masyarakat
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
MINE Cermati Dampak Ekspor Satu Pintu via PT DSI ke Kinerja Perusahaan
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Rosan Sebut Nilai Dagang RI-Prancis Potensi Naik 3 Kali Lipat
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Aparat Israel dan Rusia Masuk Daftar Hitam PBB Terkait Pelaku Kekerasan Seksual
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
MUI Desak Aparat Usut Tuntas Pelecehan Seksual Padepokan di Pekalongan
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.