REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Masyarakat di sejumlah wilayah terdampak bencana masih menghadapi keterbatasan akses terhadap berbagai bantuan, termasuk distribusi hewan kurban saat Idul Adha. Kondisi tersebut mendorong penyaluran kurban ke daerah yang selama ini relatif jarang menerima bantuan serupa.
Perusahaan bursa aset kripto Indodax menyalurkan 15 hewan kurban yang terdiri atas lima ekor sapi dan 10 ekor kambing ke Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur melalui program “Indodax Untuk Indonesia: Kurban Pelosok Negeri”. Program ini dijalankan bekerja sama dengan AyoBantu dan Sekolah Relawan.
Baca Juga
Menwa Jayakarta dan Sahabat Rizky Irmansyah Salurkan Sapi Kurban 1 Ton
KAUMY NTB Salurkan Daging Kurban di Enam Desa Pulau Lombok
Sebanyak 584 kepala keluarga menjadi penerima manfaat dalam program tersebut. Wilayah sasaran merupakan daerah yang sebelumnya terdampak bencana dan memiliki keterbatasan akses distribusi bantuan.
Lokasi penyaluran meliputi Alur Tani 1 dan Rongoh di Kecamatan Tamiang Hulu, Blang Kandis di Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, serta Alue Rincong di Kecamatan Pante Bidari dan Batu Sumbang di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan, penyaluran kurban ke wilayah terdampak bencana menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan manfaat kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap program ini bisa menjadi salah satu titik kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat. Mudah-mudahan langkah kecil ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi lebih banyak masyarakat ke depannya,” kata Aloysia dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).
Menurut Aloysia, Idul Adha juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan gotong royong, terutama bagi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan pascabencana.
“Bagi kami, momentum Hari Raya Idul Adha bukan hanya tentang berbagi hewan kurban, tetapi seyogyanya tentang menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian. Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial,” ujarnya.
Penyaluran kurban ke daerah terdampak bencana diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperluas pemerataan distribusi daging kurban di wilayah yang akses bantuannya masih terbatas.