Trump Sebut Serangan ke Iran Bisa Dilanjutkan Jika Negosiasi Tidak Menguntungkan AS

pantau.com
17 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan serangan terhadap Iran dapat dilanjutkan apabila Teheran mencoba memaksakan kesepakatan yang dinilai tidak menguntungkan bagi Washington di tengah proses negosiasi yang masih berlangsung.

Trump Klaim AS Pegang Kendali Negosiasi

Trump menegaskan Amerika Serikat berada pada posisi yang lebih kuat dalam perundingan dengan Iran.

"Pada akhirnya, batasannya adalah kesepakatan yang tidak akan menguntungkan bagi kami, karena Anda tahu saya sedang menjalaninya dan kami akan lihat nanti; dan memang itu yang saya lakukan," kata Trump kepada Fox News.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Trump menjawab pertanyaan mengenai tindakan apa yang dapat memicu Amerika Serikat kembali menggunakan opsi militer terhadap Iran.

"Saya bernegosiasi, mereka bernegosiasi, mereka negosiator yang sangat baik, mereka licik; tetapi pada akhirnya, kami yang memegang semua kartu," ujarnya.

Menurut laporan Axios yang mengutip pejabat AS pada Kamis (28/5), Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati rancangan kesepakatan berdurasi 60 hari, meski Trump belum memberikan persetujuan akhir terhadap rancangan tersebut.

Konflik dan Upaya Perdamaian Berlanjut

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Pada 7 April, Washington dan Teheran kemudian mengumumkan gencatan senjata sementara selama dua pekan dan melanjutkan perundingan di Islamabad.

Namun, perundingan tersebut berakhir tanpa menghasilkan kesepakatan.

Setelah itu, Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebagai bagian dari tekanan diplomatik dan ekonomi.

Trump selanjutnya memperpanjang penghentian permusuhan untuk memberikan kesempatan kepada Iran mengajukan proposal perdamaian.

Pernyataan terbaru Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan terkait Selat Hormuz dan perundingan antara kedua negara yang hingga kini belum mencapai kesepakatan final.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir Melanda Beberapa Wilayah di Tiongkok, Tim Penyelamat Diperingatkan Agar Tidak Melakukan Operasi Penyelamatan Tanpa Izin 
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
11 Ribu Rokok Ilegal Disita dari Sejumlah Warung di Batang
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jasuindo (JTPE) Putuskan Dividen Rp210,6 miliar, 60 Persen dari Laba Bersih
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Patroli gabungan sita ratusan pil terlarang di Blok M
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Ini Pidato Lengkap Prabowo dan Macron: Indonesia-Prancis Capai Titik Terkuat
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.