Nilai Matematika Jeblok, Wamendikdasmen: Pola Belajar akan Diperbaiki

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Prof Atip Latipulhayat menanggapi soal jebloknya nilai matematika siswa peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI Sederajat dan SMP/MTS sederajat Tahun 2026. Atip menyebut TKA memang dilakukan guna mengevaluasi pelaksanaaan pembelajaran selama ini.

"Salah satu tujuan dari TKA adalah untuk mengevaluasi hasil pembelajaran khususnya matpel Matematika," kata Atip kepada Republika, Jumat (29/4/2026).

Baca Juga
  • Presiden Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, Mungkinkah Dijalankan? Ini Kata PGRI
  • Hasil TKA Ungkap Nilai Matematika Siswa Masih Jeblok, Rata-Rata Cuma 40,34
  • Bangkitkan Kejayaan Turki, Erdogan Bangun Kekaisaran Senjata Baru, Bukan Cuma Jual Drone

Atip memastikan hasil TKA akan digunakan untuk memperbaiki pola pembelajaran terhadap para siswa. Sehingga diharapkan nilai matematika siswa dapat terdongkrak ke depannya. "Hasil yang diperoleh menjadi informasi penting untuk perbaikan," ujar Atip.

Atip juga menjelaskan hasil TKA ini bakal ditindaklanjuti Kemendikdasmen dengan sejumlah upaya perbaikan. Langkah yang sudah dilakukan antara lain dengan menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning), penguatan literasi numerasi dan pembelajaran matematika gembira.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Penggunaan papan digital interaktif yang merupakan salah satu bentuk digitalisasi pembelajaran yang menghadirkan pembelajaran matematika lebih mudah dipahami oleh murid dan berlangsung secara lebih menyenangkan," ujar Atip.

Sebelumnya, terungkap hasil TKA jenjang SD/MI Sederajat dan SMP/MTS sederajat Tahun 2026 nilai matematika masih jeblok. Nilai terbaik peserta TKA di mata pelajaran bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil nasional, capaian Bahasa Indonesia tercatat lebih tinggi dibandingkan Matematika pada kedua jenjang.

"Untuk SD/MI sederajat, rerata Bahasa Indonesia mencapai 60,14 sedangkan Matematika 43,41. Sementara pada jenjang SMP/MTS sederajat, rerata Bahasa Indonesia berada di angka 60,83 dan Matematika 40,34," kata Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekspor Satu Pintu DSI Berlaku 1 Juni, Uji Kepercayaan Investor Pasar Modal
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Blackout Sumatra Jadi Momentum Percepat Pembangunan Transmisi Listrik
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
PBB Masukkan Israel-Rusia ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual
• 8 jam laludetik.com
thumb
Baru Saja Dipecat AC Milan, Allegri Sudah Setuju Kontrak 2 Tahun di Napoli Gantikan Antonio Conte
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Kebakaran RS Syekh Yusuf di Gowa: Hanguskan Ruang Radiologi, Tak Ada Korban Jiwa
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.