Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, menyusul amblasnya jalan yang menyebabkan penyempitan jalur dan kemacetan menuju arah Depok.
Kerusakan jalan yang terjadi di sekitar Gang Empang itu memakan dua lajur sekaligus sehingga arus kendaraan dari Jakarta menuju Depok tersendat.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ujang Hermawan mengatakan pengalihan arus dilakukan sebagai langkah darurat untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.
“Kami memahami aktivitas masyarakat terganggu akibat kondisi jalan amblas ini. Karena itu, pengaturan lalu lintas dan pengalihan arus segera dilakukan untuk mengurangi kepadatan sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Ujang dalam keterangannya, Jumat (29/5).
Ia mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan selama proses penanganan berlangsung.
Adapun rekayasa lalu lintas yang diberlakukan adalah sebagai berikut:
Kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas di lajur paling kanan Jalan Lenteng Agung Raya.
Pengalihan arus lalu lintas untuk sepeda motor dilakukan secara situasional melalui jalur alternatif melalui rute Jalan Gardu – Jalan H. Shibi IV – Jalan H. Shibi II – Jalan H. Shibi – hingga keluar ke Jalan Akses UI.
Untuk kendaraan roda empat tujuan UI dan Depok, pengalihan dilakukan dengan cara putar balik di Perlintasan KA Universitas Pancasila (JPL 23). Selanjutnya kendaraan diarahkan melalui Jalan Lenteng Agung Barat – Jalan Kahfi II – Jalan Tanah Baru – Depok Sawangan.
Kendaraan roda empat bertonase besar tidak diperbolehkan melintas di sekitar titik jalan ambles dan dialihkan dari Simpang Jalan TB Simatupang ke arah barat melalui Jalan Tol Desari, maupun ke arah timur melalui Jalan Raya Bogor atau Jalan Tol Jagorawi.
Ia juga meminta pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi.
“Kami mengajak masyarakat tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi dan sebisa mungkin menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujarnya.





