Cerita Sujay Gendong Ortu Keluar dari Rumah saat Kebakaran Melanda Tambora

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kebakaran di kawasan padat penduduk di Tambora, Jakarta Barat, menghanguskan puluhan rumah. Salah satu warga bernama Sujay (42) menceritakan momen menyelamatkan orang tuanya saat si jago merah melahap bangunan tempat tinggal mereka.

Kebakaran itu terjadi pada Kamis (28/5) pukul 19.47 WIB. Sujay mengatakan orang tuanya sedang sakit sehingga dia bergegas menyelamatkan saat kebakaran terjadi.

"Ya, kebetulan saya ada di rumah, pulang kerja, tapi api udah membesar. Karena itu api dekat, udah gede banget, saya nyelamatin orang tua saya dulu. Ke depan, lagi sakit dia," kata Sujay ditemui di lokasi kebakaran, Jumat (29/5/2026).

Baca juga: Video Polisi: Kebakaran Permukiman Padat di Tambora Jakbar Diduga Korsleting Listrik

Sujay menjelaskan orang tuanya sedang tidak bisa berjalan. Hal tersebut membuatnya harus menggendong orang tuanya untuk menyelamatkan diri.

"Lagi sakit dia, lagi nggak bisa jalan, habis cuci darah kemarin hari Rabu. Iya, besok cuci darah lagi," katanya.

"Digendong. Iya digendong dulu, baru agak jalan dikit ke sana, ke depan," sambungnya.

Selain keluarganya, Sujay juga sempat mengevakuasi sepeda motornya. Saat itu, dia mengaku mendengar ledakan di lokasi kebakaran.

"Ada kayak itu pas saya evakuasi motor ya, setelah ibu saya keluar, evakuasi motor tuh ada ledakan kayak gitu, ada gas kayaknya. Ada ledakan itu udah gede banget itu apinya. Gas kayaknya itu," ujarnya.

Baca juga: Polisi Amankan Terduga Pembunuh WN Korsel di Bekasi

Meski begitu, Sujay bersyukur motornya selamat. Dia menyebut motornya sempat hampir ikut terbakar.

"Alhamdulillah, (motornya) selamat. Berapa meter lagi lah itu. Kayaknya berapa meter lagi, 5 meter kali ya," katanya.

Sujay menjelaskan keluarganya tidak terluka dari kebakaran ini. Namun, semua pakaian keluarganya habis terbakar.

"Aman, alhamdulillah. Enggak ada yang luka sama sekali. Cuman pakaian semua habis semua," katanya.

Sujay berharap pemerintah membantu untuk membangun rumahnya kembali. Hal itu dia harapkan agar meringankan bebannya sebagai korban kebakaran.

Baca juga: KPK Bongkar Modus 'Politik Outsourcing' Bupati Fadia untuk Menang Pilkada

"Ya, harapan pemerintah ya mudah-mudahan bisa terbantu dengan alat-alat bangunannya, ya kan? Biar meringankan lah beban saya yang telah jadi korban kebakaran, itu aja," katanya.

Diketahui, sebanyak 27 rumah hangus terbakar dari kejadian ini. Sebanyak 250 jiwa terdampak dari kebakaran tersebut. Kebakaran padam sekitar pukul 23.32 WIB setelah damkar menerjunkan 21 mobil pemadam kebakaran.




(ygs/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MBG Dinilai Efektif Memutus Rantai Stunting
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPIP soal Isu Siswi Makassar Dicoret dari Paskibraka Nasional: Tak Ada Diskriminasi
• 14 jam lalukompas.com
thumb
BPJS Kesehatan Pastikan Besaran Iuran JKN Masih Sama, Belum Ada Perubahan
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Kasus Hoax AI, Kim Soo-hyun Gugat YouTuber Rp 350 Miliar
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Seskab Teddy Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan 4 Kesepakatan
• 5 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.