Mendagri: IPDN Pilar Penguatan Profesionalisme ASN dan Ketahanan Negara

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) sekaligus menjaga ketahanan negara melalui tata kelola pemerintahan yang baik. Hal itu ditegaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Stadium General di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Mendagri menambahkan, keberadaan aparatur pemerintahan yang profesional menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah negara. Dari berbagai literatur yang ada, kata dia, negara atau kerajaan yang mampu bertahan ratusan tahun selalu ditopang oleh tiga unsur utama.

Baca Juga :
Menteri Rini: Anggaran Dinas Hemat Rp 1,95 Triliun Imbas WFH ASN Seminggu Sekali
Dari Respons Darurat ke Pemulihan Total, Ini Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera

"Di dalam empire atau negara yang bertahan di atas 200 tahun selalu ditemukan tiga unsur yang selalu ada, yaitu tentara yang kuat, aparatur kepolisian dan intelijen yang kuat, serta adanya aparatur sipil pemerintahan yang profesional yang dapat menjalankan administrasi negara secara efektif dan efisien," ujar Mendagri, Jumat 29 Mei 2026.

Ia menjelaskan, dari sekitar 4,7 juta ASN di Indonesia, lulusan IPDN menjadi salah satu inti kekuatan birokrasi pemerintahan, terutama di daerah. Menurutnya, pola pendidikan di IPDN tidak hanya menekankan aspek akademik ilmu pemerintahan, tetapi juga pembentukan fisik, mental, disiplin, dan loyalitas. Karena itu, lulusan IPDN banyak diminati oleh pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di wilayah masing-masing.

"Dan itu yang membuat para kepala daerah suka dengan mereka. Lulusan-lulusan IPDN banyak yang diminta .... Karena selain kemampuan ilmu pemerintahan, mereka juga dididik memiliki fisik yang baik, loyalitas, disiplin, dan siap melaksanakan tugas," katanya.

Selain menyelenggarakan pendidikan formal, Mendagri mengatakan, IPDN juga terus dikembangkan sebagai pusat pelatihan dan pengembangan kapasitas ASN nasional. Berbagai pelatihan vokasional diselenggarakan bagi pemerintah daerah, kepala desa, hingga anggota DPRD.

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga memperkuat kapasitas lulusan IPDN melalui program beasiswa luar negeri. Upaya tersebut didukung dengan penambahan kurikulum bahasa Inggris dan pelatihan persiapan tes internasional seperti IELTS dan TOEFL.

"Sampai saat ini sudah 52 lulusan IPDN yang fresh graduate berangkat ke luar negeri, di antaranya ke Australia, Inggris, dan Amerika. Ini persiapan lagi lebih kurang 100 untuk ikut tes LPDP. Kita harapkan nanti setelah kembali mereka bisa menjadi agen perubahan untuk ASN yang lain," tandasnya.

Baca Juga :
Perkuat Kepedulian Sosial, Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP
Mendagri Pastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Alihkan Portfolio Kredit SMBCI Hampir 20 Triliun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Irfan Hakim Nangis Lihat Sapi Kurban Miliknya Disembelih saat Idul Adha 2026, sang Artis Ungkap Ada Kedekatan Tersendiri
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Mobil Jip Wisatawan Asal Semarang Kecelakaan di Gunung Bromo, 2 Orang Tewas
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Tiket Piala Dunia 2026 Terlalu Mahal, FIFA Diperiksa Jaksa Agung AS
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BGN: 29.400 Dapur Makan Bergizi Gratis Lolos Verifikasi Nasional
• 8 jam lalumatamata.com
thumb
Viral Fenomena Pocong , Polisi Bentuk Satgas Pemburu Begal, Kriminolog UI Soroti Kepanikan Sosial
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.