Yogyakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bakal menghapus moda transportasi becak motor (bentor) secara bertahap dan menggantikannya dengan becak listrik.
Kebijakan ini bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Pasalnya, bentor dinilai tidak layak jalan dari segi izinnya baik kelengkapan surat berkendara hingga kondisi fisiknya.
"Becak motor ini kan secara izin tidak memenuhi syarat antara surat dengan kondisi fisiknya. Kita ganti 50 becak listrik yang memang bantuan dari PT KAI yang lebih ramah lingkungan," kata Imanudin Aziz, Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta kepada awak media, Jumat (29/5/2026).
Ia menuturkan bahwa para penerima bantuan becak listrik telah melalui serangkaian seleksi antara komunitas bentor bersama dinas terkait, seperti Dinas Perhubungan, PT KAI dan Pemerintah setempat.
"Jadi 50 (penerima) ini sudah fix nama-namanya," ucap Aziz.
Lebih lanjut, penghapusan bentor ini diprioritaskan di kawasan Malioboro dan sekitarnya. Dengan demikian, moda transportasi tersebut sudah tidak diperbolehkan melintas di pusat Kota Yogyakarta.
"Ke depannya, di Malioboro yang beroperasi itu ya becak listrik," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono menambahkan, penghapusan moda transportasi lebih ramah lingkungan dimulai pada awal Juni 2026.
"Rabu tanggal 3 Juni, akan dilaksanakan serah terima becak listrik. Nanti pengayuh becak yang sudah ditetapkan untuk menyerahkan becaknya ke dishub akan diganti dengan becak listrik. Sementara, bentornya akan dihancurkan disana," tutur Dedi. (scp/buz)




