Kemlu Pulangkan 6 WNI Peserta Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Kementerian Luar Negeri c.q. Direktorat Pelindungan WNI telah memfasilitasi ketibaan 6 orang relawan Indonesia peserta Global Sumud Land Convoy (GSLC). Ke-6 dari 7 relawan Indonesia GSLC tersebut tiba di Jakarta pada 29 Mei 2026 pukul 17.35 WIB. Sementara satu orang relawan Indonesia masih berada di Istanbul hingga beberapa hari ke depan.

"Misi yang membawa bantuan kemanusiaan dunia untuk Palestina ini dilakukan Global Sumud Flotilla (GSF) melalui jalur laut dan jalur darat. Para relawan yang tergabung dalam GSLC menempuh rute Libya – Mesir – Gaza dan dikuti oleh para relawan dunia termasuk 7 orang relawan Indonesia. Sejak awal keberangkatan, Kemlu RI dan juga Perwakilan RI terkait termasuk KBRI Tripoli telah melakukan koordinasi erat dengan berbagai pihak guna memantau dan memastikan keselamatan mereka," demikian keterangan Kemlu seperti dikutip dari situs resmi Kemlu.go.id, Jumat 29 Mei 2026.

Baca Juga :
MGBKI Respons Skandal Dugaan Riset Palsu Libatkan WNI Demi Travel Grant: Pelanggaran Serius
Relawan Flotilla Indonesia Bongkar Perlakuan Tak Menyenangkan Saat Ditahan Militer Israel

Dalam perjalanannya, GSLC tidak berhasil memperoleh izin melintas di wilayah Sirte, perbatasan Libya barat - Libya timur. Pada tanggal 25 dan 26 Mei 2026, KBRI Tripoli berhasil menjemput ketujuh relawan Indonesia dan selama di Tripoli, ke-tujuh relawan terus diberikan pendampingan dan ditampung di Wisma KBRI Tripoli, sambil menunggu proses kepulangan ke Indonesia. Para relawan menyampaikan apresiasi atas bantuan dan pendampingan Kemlu dan Perwakilan RI.

Pemerintah Indonesia kembali menegaskan bahwa Pelindungan WNI merupakan prioritas utama. Pemerintah Indonesia menghargai semangat kemanusiaan masyarakat Indonesia yang ingin menyalurkan bantuan ke wilayah konflik.

Namun, mengingat tingginya risiko keamanan, masyarakat Indonesia yang ingin menjadi relawan diimbau untuk mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan secara matang atau menyalurkan bantuannya melalui lembaga kemanusiaan yang memiliki akreditasi serta jaringan di wilayah tujuan.

Baca Juga :
Alhamdulillah, Sembilan WNI yang Ditahan Militer Israel Tiba di Indonesia
Hampir 6.000 WNI Eks Sindikat Penipuan Online Dihapus Denda Overstay dari Kamboja
Gus Salam Nilai Israel Wajib Diboikot Imbas Penculikan Relawan GSF

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Telkom Catat Solid di Awal 2026, Transformasi TLKM Berhasil Dongkrak Pendapatan hingga Rp37,2 Triliun
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Jalan Ambles di Lenteng Agung Ditutup Sementara dengan Pelat Besi Demi Urai Kemacetan
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Presiden Macron: Indonesia mitra strategis dari Indo-Pasifik
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Plt Bupati Pekalongan Terima Aspirasi Pendemo Dengan Humanis Dan Terbuka
• 7 jam laludimas4wibowo
thumb
Kiper PSM Makassar Reza Arya Pratama Dipastikan Susul Ramadhan Sananta ke Persebaya Surabaya: Skuad Juara Idaman Tavares Mulai Terbentuk
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.