Budi Pramono: Jangan Suudzon, Jangan Berlebihan! Kertajati Belum Tentu Jadi Pangkalan AS | BOLA LIAR

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita

 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Soal kekhawatiran bahwa Bandara Kertajati yang direncanakan menjadi pusat Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat Hercules se-Asia dapat menimbulkan persepsi Indonesia semakin dekat dengan Amerika Serikat, Dean Atase Pertahanan RI di Iran periode 2009–2012, Mayjen TNI (Purn) Budi Pramono, menilai persepsi tersebut merupakan hal yang wajar dalam hubungan internasional.

Menurut Budi, setiap pihak berhak memiliki pandangan dan persepsinya masing-masing. Namun, ia mengingatkan agar analisis terhadap isu tersebut tetap dilakukan secara proporsional dan tidak berlebihan.

“Apapun kata orang, silakan dengan persepsinya masing-masing. Saya melihat ini sebagai sesuatu yang wajar. Sampai pada titik early warning its okay saja. tapi kalau ini dibawa sampai pada posisi panik dan analisis yang kurang proporsional nah saya agak kurang setuju,” ujarnya.

Menanggapi anggapan bahwa kecurigaan publik muncul karena kurangnya transparansi pemerintah, Budi mengakui bahwa keterbukaan informasi memang penting untuk dilakukan.

Namun, ia menegaskan hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan Bandara Kertajati akan dijadikan pangkalan militer Amerika Serikat.

“Jadi memang perlu transparansi di sana dan saat sekarang ini mana kasih tahu saya ada kalimat yang mengatakan bahwa for sure yakin bahwa ini memang benar-benar pangkalan Amerika yang ada di Kertajati Tunjukkan sama saya,” katanya.

Ia juga memahami bahwa dalam dunia intelijen, kecurigaan merupakan bagian dari proses pengawasan dan antisipasi. Namun, selama seluruh aktivitas dilakukan sesuai aturan, memperoleh izin yang diperlukan, dan berada dalam pengawasan pemerintah, maka tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan.

Budi kembali mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada asumsi yang berlebihan karena dapat menghambat kemampuan Indonesia dalam membangun hubungan dan kerja sama internasional.

“Kalau kita terlalu berlebihan dalam berpikir, nanti kita justru tidak bisa bergaul secara internasional,” kata Budi Pramono.

Baca Juga: Connie Bakrie, Pakar Geopolitik & DPR Bicara Risiko Kertajati Jadi Bengkel Hercules AS | BOLA LIAR

#hercules #kertajati #as #diplomasi

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kertajati
  • hercules
  • bengkel hercules
  • as
  • kerja sama as ri
  • kompastv
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kadispenad Tegaskan TNI AD Tidak Antikritik Terkait Film Dokumenter Pesta Babi
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Potret Panas Aksi Mogok Makan Tahanan ICE, Bentrokan Tak Terhindarkan
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Warga Korsel Tewas di Tambun, Diduga Korban Pembunuhan
• 14 jam lalukompas.id
thumb
KDM Inisiasikan Sekolah Maung, Tekad Ciptakan Anak Berprestasi tanpa Intervensi
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenperin Klaim Kebijakan BBM Subsidi Dorong Industri Tetap Ekspansif
• 15 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.