Final Liga Champions: Mikel Arteta Jadikan Duel Musim Lalu Pelajaran Berharga Hadapi PSG

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Budapest, VIVA – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa timnya telah memetik pelajaran berharga dari rentetan pertemuan melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada musim lalu. Pengalaman tersebut dijadikan sebagai modal sekaligus bahan evaluasi utama jelang bentrokan krusial kedua tim dalam partai final Liga Champions yang akan digelar di Stadion Puskas Arena, Budapest, Sabtu malam.

Pada musim lalu, The Gunners tercatat bersua sebanyak tiga kali dengan raksasa Prancis tersebut. Meskipun berhasil mengamankan kemenangan pada fase liga, Arsenal harus merelakan tiket final musim lalu setelah ditundukkan oleh PSG dalam dua leg babak semifinal. Kegagalan tersebut kini bertransformasi menjadi guru terbaik bagi armada London Utara.

Baca Juga :
Tembok Baja Arsenal Diuji PSG di Final Liga Champions, Arteta Andalkan Mental Juara
Fakta-fakta PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2026: Duel Penebusan, Ambisi, dan Pertaruhan Nama Besar Eropa

"Kami tentu saja menggunakan contoh dan hal-hal yang telah kami pelajari dari ketiga pertandingan tersebut, dan ada banyak hal yang bisa dipetik dari sana," ujar Arteta, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.

Kendati menjadikan rekam jejak musim lalu sebagai cerminan, juru taktik asal Spanyol itu meyakini bahwa peta kekuatan dan kondisi internal kedua kesebelasan telah mengalami pergeseran yang signifikan pada musim ini. Menurutnya, dinamika dan skenario yang melingkupi kedua tim saat ini sudah jauh berbeda karena proses evolusi masing-masing.

"Memang benar bahwa kita telah berevolusi dengan cara yang berbeda, dan mereka juga berevolusi dengan cara yang berbeda. Skenario mereka juga berbeda," kata Arteta menambahkan.

Namun, mantan asisten Pep Guardiola ini tetap percaya bahwa pembenahan yang dilakukan berdasarkan hasil evaluasi masa lalu akan terlihat dampaknya dalam laga puncak nanti. "Kita telah mengambil beberapa pelajaran dan beberapa hal yang harus kita perbaiki, dan saya yakin itu akan terjadi besok."

Menjelang laga penentuan ini, kesiapan mental dan fisik skuad Arsenal dilaporkan berada dalam kondisi puncak. Arteta mengungkapkan bahwa persiapan Bukayo Saka dan kolega berjalan sangat lancar, penuh fokus, dan diselimuti atmosfer positif. Motivasi internal yang tinggi kini membakar semangat seluruh elemen tim untuk mencetak sejarah baru.

Arteta pun menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali visi utama Arsenal di Puskas Arena, yaitu membawa pulang trofi Si Kuping Besar ke Emirates Stadium. Bagi Arteta, kelayakan Arsenal tampil di final adalah buah dari kerja keras dan performa konsisten sepanjang kompetisi.

Baca Juga :
Punya Darah Indonesia, Ian Maatsen Masuk Daftar Cadangan Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026
4 Pemain Timnas Indonesia yang Berpeluang Tampil di Kompetisi Eropa Musim Depan
Masih Cedera, Jurrien Timber Tetap Masuk Skuad Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jalan Lenteng Agung Ambles, Rano Karno Warning Wilayah Jakarta Lain
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Terlilit Utang, Pencuri Spesialis Rumah Kosong Gasak Laptop di Cengkareng Jakbar
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Harga TBS Sawit Anjlok, Kementan Ancam Cabut Izin PKS
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga BBM di Seluruh SPBU per 30 Mei 2026, Cek Mana Paling Murah
• 52 menit lalubisnis.com
thumb
Sering Minum Obat Nyeri Tanpa Resep: Apa Dampaknya bagi Kesehatan Ginjal?
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.