Djokovic akui level tinggi permainan Fonseca di Roland Garros

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Novak Djokovic hanya bisa mengangkat tangan dan berkata "terlalu bagus" setelah kekalahannya di babak ketiga melawan Joao Fonseca dalam pertandingan epik yang berlangsung hampir lima jam di Roland Garros, Sabtu WIB.

Meski begitu, juara 24 kali Grand Slam dan mantan petenis No.1 dunia itu mengaku kecewa karena tersingkir dari Grand Slam lapangan tanah liat di Paris sebelum perempat final untuk pertama kalinya sejak 2009.

"Yah, pertandingan yang luar biasa," kata Djokovic dikutip dari ATP, setelah kemenangan Fonseca 4-6, 4-6, 6-3, 7-5, 7-5.

"Jelas, ini kekalahan yang berat bagi saya setelah unggul dua set, tetapi saya sangat menghargai Joao karena memang pantas memenangi pertandingan ini."

Ia juga memuji permainan Fonseca di momen-momen penting, seperti di set keempat dan kelima yang krusial.

"Jelas bukan hal yang baik bagi saya untuk menghadapi pemain yang bermain di level seperti itu, tetapi saya rasa saya tidak melakukan kesalahan besar dalam permainan saya. Hanya saja dia memang lebih baik," ujar petenis berusia 39 tahun itu.

Djokovic belum pernah kalah dalam 18 pertemuan Grand Slam sebelumnya dengan lawan-lawan remaja, dan ia sangat memuji cara petenis Brasil berusia 19 tahun, Fonseca, bangkit dan meraih kemenangan dalam waktu empat jam 53 menit.

Baca juga: Djokovic tersingkir dari Roland Garros usai kalah dari petenis remaja

Juara Roland Garros tiga kali itu juga mengakui potensi Fonseca untuk mencapai final turnamen.

"Tentu saja, saya mengucapkan selamat kepadanya dan mengatakan bahwa dia pantas menang dan memainkan pertandingan yang luar biasa, dan dia harus bangga pada dirinya sendiri," kata Djokovic, ketika ditanya apa yang dia katakan kepada petenis Brasil itu di net setelah match point.

“Semoga dia beruntung untuk sisa pertandingan di turnamen ini."

Petenis Serbia itu tiba di Paris setelah hanya memainkan satu pertandingan sejak Maret karena cedera dan ia terlihat kesulitan secara fisik di antara poin-poin saat melawan Fonseca.

"Beberapa kali saya merasa seperti hampir tidak bisa berdiri di atas kaki saya menjelang akhir pertandingan dan melihat penonton membangkitkan semangat saya dan mendukung saya adalah sesuatu yang benar-benar ajaib, jujur ​​saja," kata Djokovic.

"Jadi ketika saya menyingkirkan semua kekecewaan dan pikiran negatif tentang pertandingan, ada banyak hal yang bisa dibanggakan, apa yang telah saya lalui, apa yang telah saya alami. Saya sangat bersyukur atas pengalaman seperti ini."

Baca juga: Tersingkir dari Roland Garros, Sinner: "Saya kehabisan tenaga"

Menurut statistik ATP, Djokovic mencetak lebih banyak winner, yakni 70 berbanding 68, dan lebih sedikit kesalahan sendiri, yakni 39-47, daripada Fonseca dalam kekalahan tersebut.

Namun, ia mengakui bahwa tantangan fisik seiring berjalannya pertandingan menghambat upayanya untuk mencoba mengendalikan Fonseca yang semakin percaya diri.

"Sejujurnya, saya kehabisan tenaga. Saya sama sekali tidak merasa nyaman di lapangan pada set ketiga atau keempat," kata Djokovic.

"Ketika saya melihat kembali momen-momen penting, bisakah saya melakukan sesuatu yang berbeda? Anda selalu bisa mengatakan, 'Ya'."

"Tetapi Anda hanya perlu mengatakan, 'Bagus sekali', dan mengucapkan selamat kepadanya. Salut. Dia memainkan tenis yang luar biasa. Setiap kali ada momen yang menentukan, dia langsung menyerang," ujar juara 101 kali di level tur itu.

Baca juga: Sinner tersingkir pada babak kedua Roland Garros

Baca juga: Aldila/Janice tumbang setelah berjuang di babak pertama Roland Garros


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Kini Giliran Nia yang Bongkar Kelakuan Erin Wartia Saat jadi Majikannya
• 23 jam lalucumicumi.com
thumb
Geger Proyektil Aktif Ditemukan Berserakan di Jalan Raya Singkalan Sidoarjo
• 17 jam laludetik.com
thumb
Terungkap Puluhan Akun Medsos Terafiliasi Gangster untuk Janjian Tawuran
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Singapore Open 2026: Agresivitas Fajar/Fikri Berbuah Tiket Semifinal
• 19 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.