KOMPAS.TV - Tokoh perempuan adat dari Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau Mama Yasinta mengaku sakit hati atas pemutaran film berjudul ‘Pesta Babi’ yang menurut dia menampilkan dirinya tanpa izin.
Mengutip pemberitaan video Kompas TV, Sabtu (30/5/2026), Yasinta menyampaikan hal itu saat mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Metro Jaya, pada Jumat (29/5/2026).
Dia mengaku menonton film ‘Pesta Babi’ yang menampilkan dirinya tersebut pada 8 April 2026 lalu di Jayapura.
“Tanpa izin dari saya. Mereka putar film ‘Pesta Babi’ itu di mana-mana, saya sakit hati. Saya kecewa sekali. Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan,” kata dia.
Baca Juga: Yasinta Laporkan Ketua LBH Merauke terkait Fim Pesta Babi, Dandhy Laksono Buka Suara
“Itu penjahat itu mereka. Saya punya baju ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati. Tanpa izin dari saya. Maka itu saya datang ke Jakarta. Jadi itu saja yang saya sampaikan untuk anak-anak,” ucapnya.
Ia menuturkan, saat itu, dirinya mengira ajakan menonton ‘Pesta Babi’ tersebut benar-benar mau memotong babi.
“Jadi pada saat itu saya tahu saja mau potong babi betulan, ternyata kita naik di Aula Maranatha. Ternyata film yang diputar itu judulnya film ‘Pesta Babi’,” ucapnya.
“Di situ ada wajah saya. Di situ saya lihat sendiri. Saya saksikan sendiri. Kenapa wajah saya ditampil di depan banyak orang. Tanpa seizin dari saya. Itu yang saya sakit hati dan saya kecewa sekali bersama keluarga saya,” ujarnya.
Ia juga mengaku tidak pernah diajak untuk turut bermain dalam film dokumenter tersebut, dan tidak ada pembicaraan untuk menampilkan dirinya.
“Tidak ada sama sekali. Saya kaget pada saat nonton itu tanggal 8 bulan 4. Saya sendiri ketemu itu. Wajah saya di situ pada saat mereka putar film itu Pesta Babi.”
Yasinta menegaskan dirinya merasa sangat sakit hati dan kecewa. Ia menyebut dirinya bukan ukiran patung Asmat.
“Sakit hati betul sampai hari ini saya masih sakit hati. Kecewa. Kenapa wajah saya bisa dibawa kemana-mana lewat film itu. Apa saya ini boneka? Apa saya patung asmat yang sudah diukir? Orang popo bilang itu patung Asmat. Ukiran itu. Saya bukan ukiran Asmat,” ucapnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- yasinta moiwend
- film pesta babi
- pesta babi
- mama sinta
- mama yasinta





