Pernyataan Resmi Persib Soal Transfer Ban Pemain dari FIFA

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Menanggapi informasi mengenai status larangan registrasi pemain baru (transfer ban) dari FIFA yang saat ini beredar di publik, Persib menyampaikan pernyataan resminya melalui website resminya.

Dalam pernyataan tersebut, Persib menyampaikan telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara ini sejak awal.

Adhitia Putra Herawan Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat dalam pernyataan tersebut mengatakan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain PERSIB, Daisuke Sato, pada tahun 2023.

Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak.

"Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, PERSIB senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional. Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub," tulis pernyataan tersebut.

Saat ini, katanya, Persib sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan.

Baca Juga

  • Hattrick Juara, Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib
  • Rogoh Kocek Pribadi, KDM Beri Bonus Rp1 Miliar bagi Persib Bandung
  • Persib Juara, Konvoi Kemenangan Digelar dari Gedung Sate hingga Gedung Merdeka

Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, Persib akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku.

"Kami juga ingin memastikan kepada seluruh Bobotoh, mitra, dan masyarakat sepak bola Indonesia bahwa situasi ini tidak memengaruhi stabilitas maupun arah pengembangan klub. Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target," tambahnya.

Dia menambahkan, dalam ekosistem sepak bola profesional global, persoalan administratif maupun sengketa kontraktual dapat terjadi dan merupakan bagian dari dinamika yang dihadapi banyak klub. Yang terpenting adalah bagaimana setiap pihak menunjukkan itikad baik, tanggung jawab, dan komitmen untuk menyelesaikannya secara profesional. Itulah yang saat ini sedang dilakukan oleh PERSIB.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, kepercayaan, dan perhatian yang terus diberikan kepada PERSIB. Kami akan menyelesaikan proses ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap fokus menjalankan komitmen untuk terus bertumbuh, menjaga standar profesionalisme, serta memberikan yang terbaik bagi Bobotoh dan sepak bola Indonesia," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timwas Haji DPR Soroti Kepadatan di Mina, Usulkan Tenda Bertingkat-Skema Tanazul
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
3 Alasan Timnas Indonesia Gunakan Pemain Lokal di Piala AFF 2026
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Bundaran HI Bersinar dalam Perayaan Waisak, Wujud Nyata Toleransi di Jakarta
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Tiba di Halim Usai Kunker dari Prancis, Disambut Wapres Gibran hingga Kapolri
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Demi Bertahan di AS Roma, Paulo Dybala Rela Potong Gaji Ekstrem hingga 60 Persen
• 59 menit lalumedcom.id
Berhasil disimpan.