Rutin Pilates Disebut Bisa Bantu Redakan Nyeri Menstruasi

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Nyeri menstruasi sering dianggap sebagai bagian normal yang harus dihadapi perempuan setiap bulan. Padahal, bagi sebagian orang, rasa nyerinya bisa sampai mengganggu aktivitas, sulit fokus bekerja, bahkan membuat tubuh terasa benar-benar kelelahan. Untuk itu, banyak perempuan mulai mencari cara yang lebih nyaman untuk membantu meredakan gejala menstruasi, salah satunya lewat olahraga ringan seperti pilates.

Menariknya, sebuah penelitian berjudul Effect of Pilates on Regulating Menstrual Cycle in Females with Polycystic Ovarian Syndrome yang dipublikasikan pada 2024 menemukan bahwa pilates rutin selama tiga bulan dapat membantu mengurangi nyeri sekaligus memperbaiki siklus menstruasi pada perempuan dengan PCOS.

Penelitian tersebut melibatkan 26 perempuan dengan PCOS yang menjalani program pilates selama tiga bulan, sebanyak tiga kali dalam seminggu.

Selama program berlangsung, para peneliti memantau tingkat nyeri menstruasi serta perubahan siklus haid peserta dari bulan ke bulan. Hasilnya, intensitas nyeri menstruasi berkurang secara signifikan setelah rutin melakukan pilates. Siklus menstruasi peserta juga perlahan menjadi lebih teratur dibanding sebelum latihan dimulai.

Dalam studi itu, para peserta menjalani berbagai gerakan pilates yang fokus pada core muscles, peregangan tubuh, pernapasan, dan stabilitas otot. Menurut peneliti, aktivitas fisik seperti pilates membantu meningkatkan sirkulasi darah, metabolisme tubuh, hingga sensitivitas insulin yang memang sering bermasalah pada perempuan dengan PCOS. Kondisi inilah yang kemudian dinilai ikut berpengaruh terhadap perbaikan siklus menstruasi dan penurunan rasa nyeri saat haid.

Bukan cuma itu, penelitian tersebut juga menyoroti bahwa olahraga rutin dapat membantu mengurangi absensi sekolah atau pekerjaan akibat dysmenorrhea alias nyeri menstruasi berlebihan. Sebab, banyak perempuan mengalami kesulitan beraktivitas ketika menstruasi datang dengan rasa sakit yang intens.

Pilates belakangan memang semakin populer karena dianggap sebagai olahraga low impact yang tetap efektif melatih kekuatan tubuh tanpa terlalu membebani sendi. Gerakannya juga cenderung lebih tenang dan mindful, sehingga banyak orang merasa tubuh lebih rileks setelah latihan.

Meski begitu, penting dipahami bahwa pilates bukan obat instan untuk mengatasi gangguan menstruasi. Jika nyeri menstruasi terasa sangat berat, berlangsung terus-menerus, atau disertai gejala lain seperti perdarahan berlebihan dan siklus yang sangat tidak teratur, pemeriksaan ke dokter tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab utamanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengakuan Wali Santriwati Padepokan PA: Syok Berat Sampai Tak Bisa Tidur Semalaman
• 19 jam lalueranasional.com
thumb
Tingkatkan Mutu SDM Kelistrikan, PLN UPDL Bogor Hadirkan Laboratorium PLTD
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tegas! Mendikdasmen Pastikan MBG Tidak Ganggu Program Pendidikan
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
HIMKI Optimistis Indonesia Jadi Pusat Industri Furnitur Dunia Berkat Kekuatan Bahan Baku, Budaya, dan Ekosistem Produksi
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.