DPR Akan Minta Penjelasan Mendikdasmen Terkait Instruksi Siswa Belajar bahasa Prancis

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
DPR Akan Minta Penjelasan Mendikdasmen Terkait Instruksi Siswa Belajar bahasa PrancisNasional | okezone | Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:49Dengarkan Berita

JAKARTA - Komisi X DPR RI merespons pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menginstruksikan seluruh sekolah di Indonesia untuk mengajarkan bahasa Prancis kepada siswa. Instruksi tersebut disampaikan Presiden Prabowo di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat pertemuan di Istana Kepresidenan Élysée, Paris, Kamis (28/5/2026) kemarin.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengatakan, pihaknya akan meminta penjelasan resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait kejelasan rencana tersebut dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X DPR RI.

“Soal kejelasan wajib belajar bahasa Prancis di sekolah, kami tentu akan meminta Kemendikdasmen menjelaskannya pada Raker dengan kami nanti. Karena sebelumnya juga sempat muncul wacana bahasa Portugis, namun sampai sekarang belum terlihat tindak lanjut baik dari sisi roadmap, regulasi, maupun kesiapan implementasinya,” kata Lalu dikutip Sabtu (30/5/2026).

Baca Juga:Kemlu Beri Sinyal Positif Kondisi 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Menurutnya, penguatan kemampuan bahasa asing memang penting dalam menghadapi tantangan global. Namun, kebijakan pendidikan tidak boleh disusun secara tergesa-gesa tanpa mempertimbangkan kesiapan sistem pendidikan nasional.

“Kami memandang penguatan kemampuan bahasa asing memang penting. Namun, kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan nasional, kesiapan tenaga pendidik, kurikulum, dan manfaat nyata bagi peserta didik,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak dipersepsikan publik hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional semata.

“Jangan sampai publik melihat kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang,” tegasnya.

Karena itu, Komisi X DPR RI akan memastikan terlebih dahulu posisi kebijakan tersebut dalam agenda pendidikan nasional. Apabila kesiapan implementasi belum menyeluruh, maka penerapan pengajaran bahasa Prancis sebaiknya dilakukan secara bertahap.

“Jika kesiapan belum menyeluruh, maka penerapannya sebaiknya dilakukan secara bertahap, sebagai mata pelajaran pilihan, atau program khusus di sekolah tertentu,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Bongkar Borok Penerimaan Siswa Baru, Ada Pungli hingga Calon Titipan
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam-Antam Retro Hari Ini Naik Gila-Gilaan
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
INDEF: Kunci Penguatan Rupiah Ada di Peningkatan Ekspor dan Konsistensi Kebijakan Fiskal
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mama Sinta Polisikan Ketua LBH Merauke Buntut Film Pesta Babi
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Bukan Cuma Iran, Negara-negara Ini Juga Pernah Ingin Tarik Tarif di Jalur Laut Strategis Dunia
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.