JAKARTA, KOMPAS.TV – Ratusan calon jemaah umrah melaporkan pemilik Hanania Travel ke Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, atas dugaan penipuan dan penggelapan.
Mengutip pemberitaan video Kompas.TV, Sabtu (30/5/2026), sebanyak 127 orang mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk melaporkan perkara tersebut.
Suasana sempat memanas di ruang SPKT Polda, Metro Jaya saat 127 orang tersebut mengepung pemilik travel yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah.
Baca Juga: 127 Calon Jemaah Umrah dan Haji Laporkan Pemilik Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Seorang calon jemaah, Ayu, mengaku pernah menanyakan terkait persiapan pemberangkatan umrah, namun tidak mendapatkan jawaban pasti dari pihak travel.
“Saya tanya persiapannya kok, nanti nanti, saya minta bukti kan buat persiapan tuh semacam tiket buat travel gitu kan. Tapi gak ada.”
“Nah dengar kabar, ada semacam WA, bahwa ada macam refund ini perusahaannya kena kasus, bahwa tidak, apa itu namanya tuh, kayak tidak, ada problem begitu uangnya, uangnya tidak ada,” kata dia.
Sementara, Joko selaku perwakilan para korban, mengaku merasa ada kejanggalan terkait proses pemberangkatan.
Baca Juga: Integrasi Ekonomi Haji–Umrah Dimulai, RI Kirim 100 Ton Bumbu dan Makanan Siap Saji
“Kita jemaah merasa ada yang janggal atas proses pemberangkatan umrah yang memang harusnya sudah terjadi gitu ya,” kata dia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- polda metro jaya
- hanania travel
- calon jemaah umrah
- jemaah umrah
- travel umrah





