VIVA – Arsenal hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk melengkapi musim yang berpotensi menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah klub.
Setelah memastikan gelar Premier League, tim asuhan Mikel Arteta akan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions di Budapest Sabtu, 30 Mei 2026 malam WIB.
Menjelang laga tersebut, sejumlah pengamat dan legenda sepak bola memberikan prediksi mereka terkait peluang kedua tim meraih trofi.
Berstatus sebagai juara bertahan Liga Prancis dan salah satu tim terbaik dunia saat ini, PSG lebih banyak dijagokan oleh berbagai pihak. Namun, beberapa mantan pemain dan figur penting Arsenal menilai The Gunners memiliki peluang besar untuk menciptakan sejarah.
1. Arsene Wenger: Arsenal Layak Menjuarai Liga Champions- Twitter/@EuropaLeague
Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, mendukung penuh mantan klubnya untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah mereka.
Wenger mengaku ingin melihat trofi tersebut akhirnya hadir di Emirates Stadium setelah Arsenal nyaris meraihnya pada final tahun 2006 melawan Barcelona.
Menurut pria asal Prancis itu, Arsenal memiliki peluang yang sama besar dengan PSG. Bahkan, jika harus memilih, Wenger lebih condong menjagokan The Gunners karena konsistensi yang mereka tunjukkan sepanjang musim.
2. Gary Neville: PSG Masih Selangkah di DepanBerbeda dengan Wenger, mantan bek Manchester United Gary Neville menilai PSG memiliki kualitas yang sedikit lebih unggul.
Neville secara khusus memuji pelatih PSG, Luis Enrique, yang dianggapnya sebagai salah satu manajer terbaik di dunia saat ini. Ia menilai mentalitas juara dan obsesi untuk menang yang dimiliki Enrique menjadi keunggulan tersendiri bagi klub asal Paris tersebut.
Meski demikian, Neville tidak sepenuhnya mengabaikan peluang Arsenal. Ia menilai tim Arteta memiliki organisasi pertahanan yang kuat serta sejumlah pemain yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan besar.
3. Paul Merson: Gol Pertama Akan MenentukanMantan pemain sayap Arsenal, Paul Merson, menilai pertandingan akan berjalan sangat ketat karena berstatus final Liga Champions.
Menurutnya, tim yang mampu mencetak gol lebih dulu akan memiliki keuntungan besar. Merson bahkan meyakini PSG akan berhati-hati dan tidak terlalu terbuka karena khawatir tertinggal lebih dahulu.





