KOMPAS.com - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momen berbeda bagi warga Desa Jepang, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Pada Rabu (27/5/2026), warga di desa yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Kota Madiun itu menerima distribusi hewan kurban melalui program Tebar Hewan Kurban atau THK 2026 dari Dompet Dhuafa Jawa Timur.
Seusai pelaksanaan shalat Idul Adha, warga mulai berkumpul untuk mempersiapkan penyembelihan hewan kurban. Sebagian warga menyiapkan area penyembelihan, sementara sebagian lainnya membantu menyiapkan perlengkapan untuk pemotongan dan pengemasan daging.
Bagi warga Desa Jepang, kehadiran program tersebut menjadi momen yang istimewa. Pasalnya, jumlah hewan kurban yang didistribusikan tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Ini hari yang istimewa bagi kami. Rekor ada kurban terbanyak di desa kami. Dari yang sebelumnya hanya lima, 10, sampai 20 ekor saja, hari ini Dompet Dhuafa memberikan hewan kurban sampai 70 ekor. Terima kasih sebesar-besarnya Dompet Dhuafa,” ujar salah satu warga penerima manfaat THK 2026, Jumadi, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (30/5/2026)
Warga bergotong royongPenyembelihan hewan kurban dilakukan dengan melibatkan warga setempat. Mereka bergotong royong sejak penyembelihan, pemotongan, penimbangan, hingga pengemasan daging.
Daging kurban kemudian ditimbang dalam ukuran sekitar 2 kilogram dan dikemas menggunakan besek rotan serta daun jati.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Jepang, M Miran, mengatakan bahwa daging kurban tersebut akan dibagikan kepada ratusan keluarga di desa setempat dan desa sekitar.
“Bersyukur bukan main, sekitar 270 keluarga di Desa Jepang mendapatkan daging kurban dan akan dibagi rata semua. Tidak hanya di sini, tapi akan kami bagikan juga kepada ratusan keluarga di desa lain sekitar sini,” ucap Miran.
Distribusi kurban di 13 wilayahSelain di Bojonegoro, program THK Dompet Dhuafa Jawa Timur juga digelar di sejumlah daerah lain.
Perwakilan Dompet Dhuafa Jawa Timur, Arief, mengatakan, hingga hari pertama Idul Adha, pihaknya mencatat sebanyak 390 hewan kurban setara domba dan kambing telah didistribusikan di 13 wilayah di Jawa Timur.
“Hingga hari ini, Dompet Dhuafa Jawa Timur mencatat dari data sementara yang masuk, sudah ada 390 hewan kurban setara domba dan kambing yang tersebar distribusinya ke 13 wilayah di Jawa Timur,” ujar Arief.
Ia menjelaskan, selain Bojonegoro, program THK juga hadir di Surabaya, Situbondo, Tuban, Mojokerto, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Banyuwangi, Jember, Gresik, Madura, hingga Sumenep.
Menurut Arief, distribusi hewan kurban masih akan berlanjut hingga hari ketiga setelah Idul Adha.
“Insyaallah, hingga tasyrik ketiga, kami mendistribusikan sebanyak 1.500 domba dan kambing,” kata dia.
Program THK 2026 melibatkan berbagai pihak, mulai dari amil, peternak, donatur, perusahaan, lembaga keuangan, komunitas, kurir, hingga masyarakat penerima manfaat.
Melalui kolaborasi tersebut, distribusi kurban tidak hanya menjadi bagian dari ibadah Idul Adha, tetapi juga upaya memperluas manfaat bagi masyarakat di pelosok dan wilayah yang membutuhkan.
Dompet Dhuafa menyatakan, program THK Kurban The Series 2026 diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menunaikan kurban sekaligus memperluas jangkauan manfaatnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




