Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan oleh para pencinta sepak bola di seluruh dunia. Selain mempertemukan dua tim terbaik sepanjang musim bergulir, Arsenal dan PSG juga sama-sama mengusung misi besar yang sarat akan sejarah di kompetisi antarklub kasta tertinggi dan paling bergengsi di daratan Eropa tersebut.
PSG Incar Rekor Pertahankan Gelar
PSG datang ke final dengan status juara bertahan Liga Champions. Klub asal Prancis tersebut berpeluang menjadi tim pertama setelah Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar pada era modern kompetisi.
Real Madrid sebelumnya mencatatkan prestasi luar biasa dengan menjuarai Liga Champions tiga musim beruntun pada periode 2016 hingga 2018. Jika kembali menjadi juara, PSG akan semakin menegaskan dominasinya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan PSG menuju final juga terbilang impresif. Les Parisiens berhasil menyingkirkan Bayern Munchen, juara Bundesliga atau Liga Jerman, pada babak semifinal.
Arsenal Kejar Gelar Liga Champions Perdana
Di kubu lawan, Arsenal datang dengan semangat tinggi untuk menciptakan sejarah baru. Setelah mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjuarai Premier League atau Liga Primer Inggris, The Gunners kini mengincar mahkota Eropa.
Klub asal London tersebut sebelumnya hanya sekali tampil di final Liga Champions pada 2006. Saat itu Arsenal harus mengakui keunggulan Barcelona dan gagal membawa pulang trofi.
Kini, tim asuhan Mikel Arteta memiliki kesempatan emas untuk menebus kegagalan masa lalu sekaligus meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.
Rekor Pertemuan Lebih Berpihak kepada PSG
Meski baru tujuh kali bertemu sepanjang sejarah, rekor pertemuan kedua tim cukup menarik untuk disimak.
PSG memenangi dua pertemuan semifinal Liga Champions musim 2024-2025. Namun sebelum itu, Arsenal sempat mengalahkan PSG pada fase grup.
Berikut lima pertemuan terakhir kedua tim:
Mei 2025: PSG 2-1 Arsenal (Semifinal Liga Champions)
April 2025: Arsenal 0-1 PSG (Semifinal Liga Champions)
Oktober 2024: Arsenal 2-0 PSG (Fase Liga Champions)
November 2016: Arsenal 2-2 PSG (Babak Grup Liga Champions)
September 2016: PSG 1-1 Arsenal (Babak Grup Liga Champions)
Data tersebut menunjukkan PSG unggul dalam lima pertemuan terbaru, tetapi Arsenal tetap mampu memberikan perlawanan sengit.
Prediksi Susunan Pemain Utama (Starting XI)
PSG:
Safonov; Zaire-Emery, Marquinhos, Pacho, Mendes; Neves, Vitinha, Ruiz; Doue, Dembele, Kvaratskhelia.
Arsenal:
Raya; Mosquera, Saliba, Gabriel, Hincapie; Lewis-Skelly, Rice; Saka, Odegaard, Trossard; Gyokeres.
Superkomputer Opta Jagokan PSG
Berdasarkan simulasi superkomputer Opta yang dikutip dari The Analyst, PSG sedikit lebih difavoritkan untuk memenangkan pertandingan.
Berdasarkan data dari superkomputer Opta klub asal Paris itu memiliki peluang sebesar 56 persen untuk mempertahankan gelar Liga Champions. Sementara Arsenal memperoleh peluang 44 persen untuk menjadi juara sekaligus menutup musim dengan status double winner setelah menjuarai Premier League.
Perubahan prediksi tersebut cukup menarik karena sebelumnya Arsenal sempat ditempatkan sebagai favorit utama oleh model statistik yang sama.
Prediksi Skor Akhir Medcom.id
Secara kualitas skuad dan efektivitas serangan, PSG memang sedikit lebih unggul. Namun Arsenal memiliki organisasi pertahanan yang solid serta ancaman besar melalui situasi bola mati.
PSG diperkirakan tetap mengandalkan tekanan tinggi sejak awal pertandingan melalui pergerakan Ousmane Dembele dan rekan-rekannya. Sementara Arsenal berpotensi memanfaatkan transisi cepat serta keunggulan fisik dalam duel udara.
Mengingat ketatnya laga, setiap detail kecil di atas lapangan hijau dipastikan akan menjadi penentu krusial hasil akhir. Medcom.id memprediksi Arsenal bakal keluar sebagai pemenang dengan keunggulan skor tipis 2-1.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





