Persib Kena Transfer Ban FIFA Karena Tunggakan Gaji Pemain? Ini Penjelasan Resminya

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Kabar mengenai sanksi larangan registrasi pemain atau transfer ban yang dijatuhkan FIFA kepada Persib Bandung sempat memunculkan berbagai spekulasi. Salah satu isu yang ramai beredar menyebutkan bahwa hukuman tersebut berkaitan dengan tunggakan gaji pemain.

Namun, manajemen Persib memastikan anggapan tersebut tidak benar. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa status transfer ban yang tercantum dalam sistem FIFA tidak berkaitan dengan keterlambatan pembayaran gaji pemain maupun pelanggaran hak-hak pemain lainnya.

Baca Juga :
Akhirnya Terungkap! Ini Alasan Persib Pilih Igor Tolic Pengganti Bojan Hodak
Pernyataan Berkelas Igor Tolic usai Dipercaya Hodak jadi Pelatih Persib

Menurut Adhitia, persoalan itu berawal dari satu kasus spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan bek Persib, Daisuke Sato, pada 2023.

“Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak,” kata Adhitia dalam keterangan resminya, Sabtu 30 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa manajemen Persib telah mengetahui perkara tersebut sejak awal dan mengikuti seluruh proses yang berlangsung. Saat ini, klub berjuluk Maung Bandung itu sedang menuntaskan kewajiban yang menjadi bagian dari putusan FIFA.

Setelah seluruh kewajiban tersebut dipenuhi, Persib akan melanjutkan tahapan administratif sesuai regulasi FIFA agar status larangan registrasi pemain bisa ditinjau kembali dan dicabut.

Adhitia menegaskan, Persib tetap berkomitmen menjalankan tata kelola klub secara profesional dengan memenuhi seluruh kewajiban kontraktual kepada para pihak yang terlibat dalam operasional klub.

“Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memastikan persoalan yang tengah dihadapi tersebut tidak akan mengganggu program klub dalam menyongsong musim kompetisi mendatang. Persiapan tim, aktivitas operasional, hingga agenda strategis yang telah disusun tetap berjalan sesuai rencana.

Persib juga menilai kasus administratif seperti ini bukan hal yang asing dalam industri sepak bola profesional. Banyak klub di berbagai negara pernah mengalami situasi serupa dan berhasil menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku.

Karena itu, manajemen memilih fokus menyelesaikan persoalan tersebut secara profesional agar tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu target klub ke depan.

Baca Juga :
Daftar Lengkap Markas Latihan 48 Peserta Piala Dunia 2026
Profil dan Rekam Jejak Igor Tolic, Sosok Kepercayaan Bojan Hodak yang jadi Pelatih Baru Persib
Bukan Dipecat! Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib Setelah Cetak Sejarah, Kini Naik Jabatan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan dengan AS, Pembicaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Jelang Long Weekend, Polres Batu Perketat Pengamanan Kawasan Wisata dan Titik Rawan Macet
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, PDIP: Nanti Kalau ke Afrika, Bahasa Afrika Harus Diajarkan?
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kemenkeu Juara I IDX Channel Capital Market Chess Competition 2026, Pertamina Juara II
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Jepang dan Filipina Perkuat Hubungan Keamanan, Serukan Perdamaian di Selat Taiwan
• 10 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.