Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan dengan AS, Pembicaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Iran mengatakan pada Jumat (29/5/2026) bahwa belum ada kesepakatan yang tercapai dengan Amerika Serikat (AS). Hal itu menanggapi komentar dari Trump.

Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan dengan AS, Pembicaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut. (Foto: Istimewa)

IDXChannel - Iran mengatakan pada Jumat (29/5/2026) bahwa belum ada kesepakatan yang tercapai dengan Amerika Serikat (AS). Hal itu menanggapi komentar dari Presiden Donald Trump yang menyatakan kesepakatan mungkin sudah dekat.

Menurut pemberitaan Al Jazeera, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan Teheran tetap fokus untuk mengakhiri konflik dan bahwa negosiasi mengenai program nuklirnya belum diselesaikan.

Baca Juga:
AS Kenakan Sanksi Baru untuk Minyak Iran

Komentar tersebut muncul setelah Trump menguraikan syarat-syarat untuk kesepakatan potensial, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz dan pembatasan aktivitas nuklir Iran.

Pernyataan tersebut menyoroti ketidakpastian yang berkelanjutan seputar negosiasi, bahkan ketika kedua pihak telah mengisyaratkan kemajuan menuju perpanjangan gencatan senjata yang sebagian besar telah berlaku sejak April.

Baca Juga:
Iran-AS Kembali Bentrok di Tengah Kabar Perpanjangan Gencatan Senjata 60 Hari

Selat Hormuz tetap menjadi fokus utama bagi pasar. Jalur air ini menangani sekitar seperlima dari aliran minyak global dan merupakan jalur penting untuk ekspor minyak mentah dari Timur Tengah. Gangguan apa pun terhadap lalu lintas melalui selat tersebut dapat memengaruhi pasokan energi global dan harga komoditas.

Di sisi lain, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UK Maritime Trade Operations) memperingatkan pada Jumat bahwa blokade militer AS terhadap pelabuhan Iran masih berlaku, membatasi lalu lintas masuk dan keluar. Badan tersebut juga menyarankan kapal-kapal komersial yang melintasi wilayah tersebut untuk tetap waspada terhadap komunikasi dan operasi militer.

Baca Juga:
Wall Street Cetak Rekor, Naik Sembilan Minggu Beruntun Terdorong Kesepakatan AS-Iran

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa pelonggaran pembatasan terhadap Iran akan terjadi secara bertahap. Bessent juga mengatakan bahwa otoritas AS telah menyita aset mata uang kripto Iran senilai USD1 miliar sebagai bagian dari kampanye ekonomi Washington terhadap Teheran.

Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa Washington dan Teheran telah mencapai kemajuan signifikan menuju kesepakatan perpanjangan gencatan senjata, meskipun masih ada perbedaan pendapat mengenai persediaan uranium yang diperkaya Iran.

Sebuah sumber senior Iran, yang dikutip secara terpisah oleh Reuters, mengatakan bahwa kedua pihak telah mencapai "pemahaman politik," meskipun belum ada kesepakatan akhir yang tercapai.

Media Iran juga membantah beberapa elemen dari kerangka kerja yang diusulkan Trump, termasuk klaim terkait bahan nuklir Iran dan pengaturan pengiriman di Selat Hormuz.

Badan Energi Internasional (EIA), Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan Organisasi Perdagangan Dunia memperingatkan bahwa gangguan berkelanjutan terhadap arus pengiriman melalui Selat Hormuz dapat meningkatkan risiko terhadap keamanan bahan bakar, kondisi pasar, dan ketahanan ekonomi yang lebih luas.

Para investor kini menunggu pengumuman resmi dari Gedung Putih setelah Trump bertemu dengan para pejabat senior keamanan nasional untuk membahas potensi kesepakatan tersebut.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Mulai Bergairah Lagi, Bakal Bertahan Lama?
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Liburan ke Korea Selatan Kini Bisa Bebas Visa, Ini Syaratnya
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menggapai Sehat Jiwa Raga di Ruang Pameran
• 1 jam lalukompas.id
thumb
10 Cara Mengawetkan Daging Kurban Sisa Idul Adha 2026, Jangan Asal Simpan di Dalam Freezer!
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Akhirnya Paman Pembunuh Balita di Bekasi Jadi Tersangka, Kesal karena Diganggu saat Main Game
• 20 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.