Ankara (ANTARA) - Turkiye telah menyiapkan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara pada Juli dengan mengantisipasi kehadiran Presiden AS Donald Trump.
"Sejauh ini, seluruh persiapan kami lakukan dengan mempertimbangkan kehadiran Presiden Trump," kata Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan dalam wawancara dengan Nikkei Asia yang disiarkan pada Sabtu (30/5).
KTT NATO dijadwalkan berlangsung pada 7-8 Juli.
Sumber diplomatik Turkiye mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Ankara berharap Trump menghadiri KTT tersebut, meski belum ada kepastian mengenai keikutsertaannya.
Fidan menambahkan bahwa Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan telah beberapa kali berbicara dengan Trump dalam sebulan terakhir.
Menurut Fidan, Turkiye juga ingin menjadi tuan rumah bagi para pemimpin dan menteri pertahanan negara-negara Indo-Pasifik yang menjadi mitra NATO, khususnya Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru, apabila seluruh anggota aliansi menyetujuinya.
Saat ini, Turkiye sedang berdiskusi dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte untuk mempersiapkan agenda tersebut.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Erdogan sebut KTT NATO di Ankara sangat penting bagi aliansi
Baca juga: Presiden Brasil sentil NATO soal perlombaan senjata di KTT BRICS
"Sejauh ini, seluruh persiapan kami lakukan dengan mempertimbangkan kehadiran Presiden Trump," kata Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan dalam wawancara dengan Nikkei Asia yang disiarkan pada Sabtu (30/5).
KTT NATO dijadwalkan berlangsung pada 7-8 Juli.
Sumber diplomatik Turkiye mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Ankara berharap Trump menghadiri KTT tersebut, meski belum ada kepastian mengenai keikutsertaannya.
Fidan menambahkan bahwa Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan telah beberapa kali berbicara dengan Trump dalam sebulan terakhir.
Menurut Fidan, Turkiye juga ingin menjadi tuan rumah bagi para pemimpin dan menteri pertahanan negara-negara Indo-Pasifik yang menjadi mitra NATO, khususnya Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru, apabila seluruh anggota aliansi menyetujuinya.
Saat ini, Turkiye sedang berdiskusi dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte untuk mempersiapkan agenda tersebut.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Erdogan sebut KTT NATO di Ankara sangat penting bagi aliansi
Baca juga: Presiden Brasil sentil NATO soal perlombaan senjata di KTT BRICS





