Benda Diduga Granat Nanas Ditemukan di Bekasi, Gegana Turun Tangan

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Benda diduga granat ditemukan di Perumahan Duren Jaya Permai, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (30/5/2026) malam.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono mengatakan benda tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan saat mengangkut sampah di tong.

"Iya betul itu tadi sore, diduga granat nanas, bentuknya seperti nanas. Itu tukang sampah, tukang kebersihan yang nemuin," ujar Suparyono saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Sabtu malam.

Baca juga: Motif Paman Bunuh Balita di Bekasi Terungkap, Kesal Diganggu Saat Main Game Online

Penemuan itu terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB di dalam tong sampah kompleks.

Mendapati adanya sebuah benda mencurigakan, petugas kebersihan tersebut langsung melaporkannya kepada pengurus lingkungan setempat.

Setelahnya, pengurus lingkungan pun melaporkan temuan tersebut ke Polsek Bekasi Timur untuk ditindaklanjuti oleh Pasukan Gegana.

"Dia lapor RT RW lalu menghubungi Polsek setempat, terus dari Polsek menghubungi itu Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) Polda Metro, cuma satu (barangnya)," kata Suparyono.

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah benda tersebut merupakan granat aktif atau sekadar barang rongsokan yang bentuknya menyerupai granat.

Baca juga: Dandhy Laksono: Kami Memahami Perubahan Pilihan Sikap Mama Sinta

Saat ini, benda tersebut sudah dibawa oleh tim Jihandak ke Puslabfor Mabes Polri untuk diidentifikasi lebih lanjut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Itu nanti yang berhak menentukan kan dari Puslabfor (granat asli atau bukan). Intinya sementara itu benda yang menyerupai granat. Karena kan yang bisa menentukan itu benar bukan kan dari Puslabfor," tuturnya.

Suparyono pun menegaskan bahwa penanganan benda mencurigakan ini tidak dilakukan sembarangan dan telah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah Haji di Jamarat: Keselamatan Prioritas Utama
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Merawat Kenangan Kampung Halaman yang Terkubur Lumpur Lapindo
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Pemkab Bogor Tutup Jalan Tegar Beriman untuk Car Free Night Istimewa HJB ke-544
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Idul Adha 1447 H, Petrokimia Gresik Salurkan 187 Hewan Kurban kepada Masyarakat
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
ESDM Buka Peluang Lemigas Impor Minyak dan LPG, Termasuk dari Rusia untuk Ketahanan Energi Nasional
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.