15,39 Juta Wisman, Bali Jadi Jantung Pariwisata RI

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa Bali masih menjadi jantung pariwisata Indonesia dengan mayoritas kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisman, dengan hampir 7 juta di antaranya terkonsentrasi di Bali.

Hal tersebut disampaikan Menpar dalam Investor Roundtable 2026 yang berlangsung di Piasan Nusa Dua Restaurant, Bali, Jumat (29/5/2026).

“Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sebagai destinasi pariwisata sekaligus tujuan investasi, dan Bali tetap menjadi jantung pertumbuhan pariwisata nasional,” ungkapnya, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Minggu (31/5).

Di sisi lain, tingginya konsentrasi investasi di sejumlah kawasan Bali seperti Canggu, Seminyak, Uluwatu, dan Ubud menunjukkan perlunya strategi pemerataan investasi agar manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh berbagai daerah di Indonesia.

“Indonesia bukan hanya Bali. Kita memiliki banyak destinasi unggulan dengan potensi pariwisata dan investasi yang sangat besar, yang masih menunggu untuk dikembangkan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” kata Menteri Pariwisata.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Pariwisata memprioritaskan pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan Destinasi Pariwisata Regeneratif lainnya sebagai pusat-pusat pertumbuhan baru yang diharapkan mampu memperluas distribusi manfaat ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Upaya tersebut sejalan dengan perkembangan tren pariwisata global yang semakin menitikberatkan pada prinsip keberlanjutan, wellness tourism, serta pengalaman wisata yang autentik dan bermakna.

Oleh karena itu, Menteri Pariwisata mengajak para investor untuk melihat peluang yang semakin terbuka di berbagai destinasi unggulan Indonesia di luar Bali, guna membangun industri pariwisata yang lebih seimbang, inklusif, dan berkelanjutan.

Melalui forum Investor Roundtable ini, Kementerian Pariwisata juga secara aktif menyerap masukan dari investor, pemerintah daerah, asosiasi, serta pelaku usaha pariwisata mengenai berbagai tantangan di lapangan dan dukungan yang dibutuhkan untuk memperkuat iklim investasi sektor pariwisata.

Baca Juga: Tawarkan Pengalaman Berbeda di Bali, Intip Desa Wisata Les

Masukan tersebut akan menjadi bagian penting dalam perumusan kebijakan investasi pariwisata yang lebih hijau, inklusif, kompetitif, dan merata di masa mendatang.

Menteri Pariwisata Widiyanti juga menyampaikan rencana pengembangkan sistem verifikasi berbasis Application Programming Interface (API) guna memastikan seluruh akomodasi yang dipasarkan melalui platform digital mengantongi Perizinan Berusaha. Hal ini dilaksanakan dalam rangka Peningkatan Kualitas Tata Kelola Ekosistem Usaha Pariwisata Sektor Akomodasi terutama di Bali.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jemaah Tinggalkan Mina Menuju Mekkah untuk Laksanakan Tawaf Ifadah
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Menag Ajak Momen Hari Raya Waisak Perkuat Menebarkan Kebajikan
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Seskab Teddy Bertemu Mensos, Bahas Rencana Sekolahkan 1.000 Anak Kurang Mampu-Anak Jalanan
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Anggota DPR Didik Haryadi Ajak Diaspora Boyolali Berkontribusi Bangun Bangsa
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini Minggu 31 Mei
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.