REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Amerika Serikat belum mencabut blokade laut terhadap pelabuhan Iran meski Presiden AS Donald Trump mengeklaim sebaliknya, kata Mohsen Rezaei, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Sabtu (30/5/2026). Sebelumnya pada Jumat, Trump mengatakan di media sosial bahwa blokade laut AS terhadap Iran "sekarang akan dicabut."
Ia menambahkan bahwa dirinya akan membuat "keputusan akhir" dalam pertemuan di Situation Room Gedung Putih. "Seperti yang sudah diperkirakan, presiden AS telah mengkhianati diplomasi untuk ketiga kalinya. Dengan melanjutkan blokade laut dan mengajukan tuntutan berlebihan dalam perundingan, ia sekali lagi membuktikan bahwa dirinya bukan pendukung dialog, tetapi memiliki tujuan lain," kata Rezaei di platform X.
Baca Juga
Hizbullah Bombardir Utara Israel
Seorang Anak Jatuh ke Kandang Gajah di Ragunan, Pengelola: Ada Indikasi Satwa Dijadikan Bahan Konten
Negara Lain Gugat Israel atas Penganiayaan Aktivis GSF, Bagaimana Indonesia?
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan menewaskan warga sipil. Pada 7 April, AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.
Namun, pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil dan AS kemudian memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.