Sebut Ibu-Ibu Zaman Dulu Sibuk Tumbuk Padi, KDM: Sekarang Banyak yang Ingin Eksis di TikTok, Boleh Kreatif atau Live Asalkan Mendidik

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan sambutan usai pelaksanaan ibadah salat id Idul Adha di Kota Banjar pada Rabu (27/5/2026) lalu.  

Di momen itu, pria yang lebih akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini menyampaikan pidato reflektif tentang banyak hal.

Salah satu yang menjadi sorotannya, yakni fenomena ibu-ibu di pedesaan yang saat ini kecanduan media sosial demi mengejar popularitas instan agar masuk halaman utama (For Your Page/FYP) atau berburu saweran digital. 

Namun, KDM menyoroti cara sebagian ibu-ibu melakukan hal itu. Yang dia temukan dan disayangkan di antaranya adalah perilaku mengumbar ranah domestik dan konflik keluarga ke ruang publik digital demi konten YouTube atau live TikTok.

Menurut dia, ibu-ibu boleh saja kreatif atau FYP asalkan kontennya positif dan mendidik. 

“Ibu-ibu zaman dulu sibuk memasak palawija, menumbuk padi, mencuci dan membersihkan rumah meski kondisinya sederhana. Sekarang banyak yang ingin eksis di video. Boleh membuat konten kreatif atau live di TikTok asalkan isinya mendidik seperti memperlihatkan kegiatan produktif mencuci baju, menyetrika atau menanak nasi seperti di Kampung Adat Ciptagelar. Jangan sampai bertengkar dengan suami atau memarahi anak malah disiarkan secara langsung,” ujarnya. 

Usai menyoroti hal itu, KDM lantas menegaskan visinya untuk membentuk masyarakat Jawa Barat dengan enggunakan metafora satwa, yakni menjadi “Bangsa Maung” (manusia unggul). 

Menurut dia, jika pemimpinnya berkarakter harimau (maung) tapi rakyatnya bermental domba (embe), maka rakyatnya hanya akan menjadi mangsa. 

Sebaliknya, jika rakyatnya kuat tapi pemimpinnya lemah, maka pemerintahan tidak akan bertahan lama.

Di akhir sambutannya, KDM menegaskan keberpihakan pribadinya yang hanya menaruh rasa hormat kepada rakyat kecil yang mau bekerja keras, bukan yang berpura-pura miskin demi mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. (nsi)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kualifikasi Moto3 Italia 2026: Siapa Lebih Hebat Besok? Veda Ega Pratama Start Ke-13, Hakim Danish Melesat di Posisi Kedua
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Proyek Tol Palembang Tembus Jambi Dikebut, Ini Progresnya
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bebas Cemas ke Tanah Suci, BSI Hadirkan Solusi Haji dan Umrah Terintegrasi
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Imigrasi Soetta Bongkar 2 Modus Utama Haji Ilegal, Salah Satunya Pakai Visa Kerja
• 22 jam lalumatamata.com
thumb
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir Iran yang Menguntungkan AS
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.