Melalui Sistem HPP dan Kontrol Stok, Mahasiswa Universitas Ciputra Makassar Bantu Digitalisasi Keuangan Vloora Coffee

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR—-Sebanyak 10 mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Ciputra Makassar melaksanakan kegiatan pendampingan bisnis bagi UMKM.

Kali ini mereka memilih Vloora Coffee yang berlokasi di Jalan Abd. Muthalib Dg. Narang I No. 9, Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, . Kegiatan digelar, 22 Mei 2026.

Mengusung tema “Implementasi Kalkulator HPP Otomatis dan Dashboard Kontrol Stok Digital Guna Mewujudkan Keberlanjutan Finansial UMKM Vloora Coffee di Gowa” di bawah bimbingan dosen pembimbing, Yuyun Karystin Meilisa Suade, S.M., M.M.

Yuyun Karystin menjelaskan jika program tersebut merupakan bentuk implementasi ilmu manajemen yang dipelajari mahasiswa di bangku kuliah.

“Ini sekaligus kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi digital,”tuturnya.

Vloora Coffee dikenal sebagai usaha minuman kopi dan non-kopi yang menyasar kalangan mahasiswa, pelajar, serta komunitas lokal.

Namun dalam operasional sehari-hari, usaha tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan persediaan bahan baku.

Pencatatan transaksi yang masih dilakukan secara manual dinilai berpotensi menimbulkan ketidakakuratan dalam perhitungan biaya produksi.

“Selain itu, belum adanya sistem pengendalian stok yang terintegrasi membuat risiko kekurangan bahan baku saat operasional cukup tinggi,” ucapnya.

Melalui observasi lapangan dan diskusi bersama pemilik usaha, tim mahasiswa mengidentifikasi kebutuhan utama Vloora Coffee, yakni sistem yang mampu membantu perhitungan harga pokok produksi (HPP) secara lebih akurat dan mempermudah pemantauan stok bahan baku.

Sebagai solusi, mahasiswa merancang dan mengimplementasikan kalkulator HPP otomatis berbasis spreadsheet. Sistem ini memungkinkan perhitungan biaya produksi setiap menu dilakukan secara cepat, akurat, dan terstruktur sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan harga jual yang lebih tepat.

Selain kalkulator HPP, tim juga memperkenalkan dashboard kontrol stok digital yang dapat digunakan untuk memantau ketersediaan bahan baku secara real-time.

Dashboard tersebut dilengkapi fitur pemantauan stok yang mampu memberikan peringatan ketika persediaan mendekati batas minimum.

Ketua tim mahasiswa, Adrian Widhi Nugraha, menjelaskan bahwa program ini bertujuan membantu pelaku UMKM dalam mengambil keputusan bisnis berdasarkan data yang akurat.

“Kami berharap sistem yang telah diterapkan dapat terus digunakan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Vloora Coffee, terutama dalam membantu pengambilan keputusan bisnis yang lebih efektif dan berbasis data,” ujar Adrian.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dan persediaan yang terstruktur bagi keberlanjutan usaha.

“Selanjutnya, kami melakukan demonstrasi penggunaan sistem serta memberikan pelatihan terkait penginputan data, perhitungan HPP, hingga pemantauan stok dan biaya operasional,” tuturnya.

Selama sesi pelatihan, pemilik usaha menunjukkan antusiasme tinggi terhadap sistem yang diperkenalkan. Berbagai simulasi penggunaan juga dilakukan untuk memastikan aplikasi dapat digunakan secara optimal sesuai kebutuhan operasional usaha.

Pemilik Vloora Coffee, Rendra, mengaku sangat terbantu dengan inovasi yang diberikan mahasiswa Universitas Ciputra Makassar.

Menurutnya, sistem yang dikembangkan tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pengelolaan usaha.

“Kami merasa sangat terbantu, terutama dengan adanya aplikasi penghitung HPP digital dan sistem kontrol stok yang lengkap beserta panduannya,” kata Rendra.

Ia juga mengapresiasi kualitas sistem yang dikembangkan mahasiswa. “Jujur kami tidak menyangka akan dibuatkan aplikasi yang sedetail dan selengkap ini,” tambahnya.

Melalui program pendampingan ini, mahasiswa berharap digitalisasi yang diterapkan dapat membantu Vloora Coffee meningkatkan efisiensi operasional, menjaga kestabilan keuntungan, serta memperkuat tata kelola keuangan usaha.

Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan daya saing usaha lokal di tengah dinamika bisnis yang semakin kompetitif.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Adrian Widhi Nugraha, Devin Valerie Khosman, Geofadel, Alvin Otniel, Novyanti Gaitedy, Nadia Tsabita Zahra, Fahima Syahima, Azkhya Anugrah, Nayla Atika Wael, dan Zahra Zerah Zaint.

Mereka berharap sistem yang telah diterapkan dapat terus dikembangkan sebagai fondasi digitalisasi operasional Vloora Coffee di masa mendatang. (wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
32 Luka Tusuk di Tubuh Balita, Saksi Bisu Kejinya Paman di Bekasi
• 11 jam laludetik.com
thumb
Malam Minggu di Bundaran HI: Warga Antusias Berburu Foto di Tengah Cahaya Waisak
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Semifinal Singapura Open 2026: Gebuk Wakil China, Fajar/Fikri Dinanti Raksasa India di Final
• 21 jam laluharianfajar
thumb
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi di Rohil Patroli Cegah Karhutla, Tegaskan Maklumat Kapolda Riau
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.