Grid.ID - Dedi Mulyadi soroti sampah di Bandung yang kian menumpuk. DLH segera angkut ribuan ton sampah dari 4 TPS berbeda.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan persoalan sampah di Bandung Raya. Ia bahkan telah manargetkan penyelesaian dalam tiga hari ke depan.
"Pagi hari ini saya akan berangkat ke Bandung untuk mengomandoi seluruh wilayah Bandung Raya agar sampahnya selesai dalam waktu tiga hari ke depan sehingga tidak ada lagi sampah yang menahun," ujar Dedi, dikutip dari Kompas.com.
Menurutnya, saat ini masih ada sekitar 113 ton sampah yang menumpuk di sejumlah titik di Bandung Raya. Sebaian sampah itu diduga sudah lama tidak diangkut.
Di samping volume yang terus meningkat, pengangkutan juga tidak berjalan maksimal. Terlebih saat datang libur panjang.
"Setiap libur panjang pasti melahirkan tumpukan sampah yang mungkin tidak selesai ditangani pasca-libur itu," kata Dedi.
Setelah penanganam darurat selesai, Pemerintah Provinsi Jawa Barat nantinya akan fokus mempeebaiki sistem pengolahan sampah. Hal ini dilakukan mulai dari tingkat kota hingga desa dan kelurahan.
Menurut Dedi, pengelolaan sampah nantinya akan dilakukan lewat dua cara. Keduanya yakni memperbaiki pengelolaan di tempat pembuangan akhir (TPA) dan memperkuat pengolahan sampah di lingkungan warga.
"Ke depan kami akan fokus melakukan pengelolaan sampah dengan baik, baik yang berada di TPA maupun yang masih ada di rumah-rumah," tutup Dedi.
Dinas Lingkungan Hidup Lanjutman Instruksi Dedi Mulyadi
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menargetkan pengangkutan sampah yang menggunung di sejumlah TPA/TPS. Saat ini petugas DLH sudah mengangkut sebanyak 560 ton sampah dari TPS Ciwastra.
TPS tersebut sempat disidak oleh Dedi Mulyadi. Sang gubernur pun meninjau langsung kondisi area tersebut.
"Kita ada 5 TPS yang jadi target utama, TPS Ciwastra kan sudah, selanjutnya TPS batununggal, TPS Kopo Elok, TPS Dago Elos, dan TPS Babakan Siliwangi," ujar Kepala DLH Kota Bandung, Darto, dikutip dari Tribun Jabar.
"Dari lima TPS itu, volume sampah bisa sampai sekitar 1.600 hingga 2.800-an. Untuk pengangkutannya mengikuti jadwal yang akan ditetapkan oleh pemerintah provinsi," tambahnya.
Dedi Mulyadi soroti sampah di Bandung yang kian menumpuk. DLH setempat langsung ambil aksi dan segera angkut ribuan ton sampah dari 4 TPS berbeda. (*)
Artikel Asli




