IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga Dirampok

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga DirampokNasional | inews | Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:04

TAKALAR, iNews.id - Seorang ibu rumah tangga (IRT) tewas bersimbah darah dalam rumah di Dusun Je'ne, Desa Lagaruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/5/2026). Korban diketahui bernama Mo'mi Daeng Paleng (56) diduga tewas dirampok.

Selain mengalami luka parah di bagian kepala, perhiasan emas milik korban seberat 33 gram dilaporkan hilang. Peristiwa tersebut memunculkan dugaan korban menjadi sasaran perampokan berujung pembunuhan.

Berdasarkan keterangan warga, sebelum korban ditemukan tewas sempat terdengar suara teriakan meminta tolong dari dalam rumah. Mendengar suara tersebut, sejumlah warga langsung bergegas menuju rumah korban untuk memastikan kondisinya.

Namun saat tiba di lokasi, warga mendapati korban sudah tergeletak di depan toilet rumah dalam keadaan tidak bernyawa.

"Kami sempat dengar korban berteriak minta tolong. Setelah itu warga datang ke rumah, tapi korban sudah ditemukan meninggal dunia," ujar seorang keluarga korban, Imran Siantang, Sabtu (30/5/2026).

Baca Juga:Hasil Bhayangkara FC vs Persib 2-4: Comeback Fantastis, Maung Rebut Puncak Klasemen!

Dari hasil pengamatan awal, korban ditemukan dengan luka berat di bagian kepala yang diduga akibat hantaman benda tumpul. Kondisi tersebut memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan sebelum korban meninggal dunia.

Tak hanya itu, keluarga korban juga menyadari sejumlah perhiasan emas milik korban telah hilang. Perhiasan yang raib tersebut memiliki berat sekitar 33 gram.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Kapolsek Mappakasunggu Iptu Sumarwan mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kematian korban.

"Korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Saat ini kami masih penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian," kata Iptu Sumarwan.

Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna menjalani autopsi. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga:3 WNI Ditangkap Gegara Kasus Haji Ilegal, Polri Koordinasi dengan Otoritas Saudi

Hingga kini polisi masih terus menyelidiki dan memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi perampokan disertai pembunuhan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendagri Dorong Percepatan Kelengkapan Dokumen agar Pencairan Dana Pemulihan Bencana di Sumatera Segera Dilaksanakan
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Pancasila Semakin Penting Diaktualisasikan secara Nyata dan Konsisten
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dibongkar Pensiunan Jenderal, Ancaman ke Prabowo Agar Jadikan Gibran Cawapres
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
INET Percepat Ekspansi Digital dan Perkuat Infrastruktur Konektivitas Global Hingga 2026
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Yasinta Laporkan Ketua LBH Merauke terkait Fim Pesta Babi, Dandhy Laksono Buka Suara
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.