Setelah lebih dari 20 tahun berkecimpung di dunia akting, Acha Septriasa memperluas sayapnya di dunia hiburan dengan mendirikan rumah produksi bernama Avarta Media. Ia membangunnya dengan dua orang teman bernama Ardi Setiadharma dan Arya Setiadharma.
Sebagai langkah awal, Avarta Media langsung memperkenalkan sejumlah proyek yang tengah dikembangkan. Salah satunya adalah Satine, adaptasi novel karya Ika Natassa yang akan diangkat ke layar lebar.
"Senang banget, beberapa bulan lalu aku dikontak soal rencana adaptasi salah satu novel yang aku tulis. Aku bisa bilang ini adalah satu novel yang aku tulis selama dua tahun. Mungkin bisa dibilang salah satu cerita paling personal," kata Ika Natassa dalam konferensi pers yang digelar di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Satine mengangkat kisah tentang cinta, penyembuhan, ambisi, dan pencarian jati diri dalam hubungan modern. Cerita tersebut mengeksplorasi berbagai tekanan dan realitas emosional yang dihadapi generasi masa kini dalam memahami relasi, ekspektasi sosial, serta keberanian untuk mengenali diri sendiri.
Pemilihan Satine menjadi salah satu proyek awal Avarta Media sejalan dengan visi rumah produksi tersebut yang ingin menghadirkan cerita-cerita personal dan emosional. Avarta Media percaya film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi ruang refleksi yang membuat penonton merasa dilihat, dipahami, dan tidak sendiri.
"Ini cerita yang sangat dewasa. Aku berharap penonton bisa merasa terlibat langsung. Karena cerita ini mengangkat urban loneliness. Semua orang pasti pernah mengalaminya. Pernah merasa sukses, tapi kok hampa. Jadi, Satine ini bercerita tentang itu," jelas Acha Septriasa.
Selain Satine, Avarta Media juga tengah mengembangkan film 9 Aku, Love Heals, sebuah drama hasil co-production dengan Shanaya Films. Film ini mengisahkan Wella, perempuan asal Kediri yang hidup dengan Dissociative Identity Disorder (DID) atau gangguan identitas disosiatif.
Karakter tersebut memiliki sembilan kepribadian berbeda yang terbentuk akibat trauma masa kecil karena kekerasan dalam rumah tangga. Acha dikabarkan akan menyutradarai langsung film ini.
Melalui proyek-proyek tersebut, Avarta Media ingin membuka ruang percakapan mengenai berbagai isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini, mulai dari trauma, relasi, ekspektasi sosial, kesehatan mental, hingga proses penyembuhan emosional.





