HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Makassar Half Marathon (MHM) 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga tahunan terbesar di Indonesia Timur, tetapi juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi, pariwisata, serta penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa event ini memberikan dampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembangunan kota secara keseluruhan.
Munafri menjelaskan bahwa antusiasme peserta yang mencapai 12.400 orang selama tiga hari pelaksanaan menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen peserta berasal dari luar Kota Makassar. Kondisi ini secara langsung meningkatkan tingkat hunian hotel, pusat kuliner, oleh-oleh, transportasi, hingga berbagai industri kreatif dan UMKM di Kota Daeng.
“Hotel-hotel di Kota Makassar penuh sejak tiga hari sebelum pelaksanaan. UMKM, pusat oleh-oleh, pusat jajanan, hingga berbagai industri kreatif mendapatkan dampak yang sangat baik dari event ini,” jelas Munafri.
Kehadiran peserta dan pendukung dari luar daerah tersebut juga menjadi indikator kuat bahwa Makassar semakin diperhitungkan sebagai destinasi sport tourism di Indonesia.
Menurut Munafri, Makassar Half Marathon telah berkembang menjadi instrumen strategis Pemerintah Kota Makassar untuk menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan PAD. Ia menegaskan bahwa salah satu strategi pemerintah adalah menghadirkan berbagai event berskala besar yang mampu menarik kunjungan wisatawan dan peserta dari luar daerah.
“Kita berharap kegiatan seperti ini dapat membantu pemerintah mendongkrak pendapatan daerah,” katanya saat ditemui usai mengikuti kategori 21 Kilometer (21K) pada hari terakhir MHM 2026.
Munafri menambahkan, “Target-target Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar akan terus kita tingkatkan, salah satunya dengan menghadirkan banyak event yang mampu mengundang orang datang ke Makassar.”
Kendati demikian, Pemerintah Kota Makassar tidak menutup mata terhadap berbagai evaluasi selama pelaksanaan kegiatan dan berkomitmen membenahi seluruh persoalan yang ada.
“Kami ingin memastikan dari tahun ke tahun kualitas penyelenggaraan semakin baik dan target kita ke depan, event ini harus berstandar internasional,” pungkas Munafri.
Munafri optimistis dengan penyelenggaraan yang konsisten, dukungan masyarakat, serta peningkatan kualitas manajemen, Makassar Half Marathon dapat memperoleh pengakuan sebagai ajang lari berstandar internasional dan terus naik kelas.
Selain aspek olahraga dan ekonomi, Munafri juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga citra positif Kota Makassar dengan menunjukkan keramahan serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Para peserta yang datang, mereka sudah ikuti aturan-aturan yang berlaku di Kota Makassar, bahkan masyarakat Makassar, juga telah memperlihatkan hospitality yang baik,” bebernya.
“Kita juga sedang berjuang menyelesaikan persoalan sampah di kota ini. Kota yang bersih dan indah akan menunjukkan bahwa kota tersebut memiliki masa depan yang baik,” tambah mantan CEO PSM tersebut. (*/)





